Jumat, 28 November 2014
Serambi Indonesia

Enam Caleg Gerindra Tolak Tes Narkoba

Kamis, 18 April 2013 14:41 WIB

LHOKSEUMAWE - Enam bakal calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Gerindra Lhokseumawe tak bersedia mengikuti tes narkoba yang diadakan di Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia, 15-16 April 2013. Untuk tes Narkoba bagi bakal caleg, DPC Partai Gerindra Lhokseumawe bekerja sama dengan rumah sakit tersebut.

“Bagi mereka yang tak ikut tahapan tes sesuai intruksi DPP dan DPW partai, apalagi tes narkoba, takkan kami daftarkan ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe sebagai bakal caleg dari Gerindra,” kata Ketua DPC Gerindra Lhokseumawe, Zulmahdi kepada Serambi, kemarin.

Sebelumnya, sebut Zulmahdi, ada sembilan dari 29 orang bakal caleg partai itu yang lulus tes wawancara untuk mengikuti tes nakorba melalui pemeriksaan urine. “Tapi, semalam tiga bakal caleg lagi yang sudah bersedia mengikuti tes. Namun, jika ada bakal caleg positif mengkonsumsi narkoba, bakal caleg itu dinyatakan gugur,” tegasnya.

Ditambahkan, pihaknya juga tak mengakui jika ada bakal caleg yang mengikuti tes narkoba secara invidual, karena pihaknya telah bekerja sama dengan RSUCM. “Hasil yang kita terima adalah dari petugas medis RSUCM, sehingga hasilnya lebih objektif,” jelas Zulmahdi.(c37)  

Harus Bebas Narkoba

SALAH satu syarat yang harus dipenuhi bakal calon legislatif saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Independen (KIP) Kota Lhokseumawe melengkapi surat keterangan sehat jasmani dan bebas narkoba yang dikeluarkan dari rumah sakit pemerintah. Jika memang tidak ada surat itu, berarti bakal caleg tersebut tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
* Busra MSi, Komisioner KIP Lhokseumawe.(c37)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas