Petani Demo ke Gedung DPRK
Petani dari sembilan kecamatan di Aceh Utara dan Lhokseumawe, Rabu (17/4) sekitar pukul 10.00 WIB, berdemo ke gedung
LHOKSEUMAWE - Petani dari sembilan kecamatan di Aceh Utara dan Lhokseumawe, Rabu (17/4) sekitar pukul 10.00 WIB, berdemo ke gedung DPRK dan Kantor Bupati Aceh Utara. Mereka yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Petani Peduli Krueng Pase (KMP2KP) menuntut pembangunan bendungan waduk di Desa Lhok Jok, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara segera dilanjutkan.
Pantauan Serambi, sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin, ratusan petani berkumpul di Keude Syamtalira Bayu. Lalu, mereka menggunakan sepeda motor (sepmor) menuju gedung DPRK Aceh Utara untuk menyampaikan aspirasinya. Dalam aksi yang dikawal puluhan polisi itu, mereka mengusung spanduk antara lain bertuliskan, “Stop!! Pembangunan yang lain, fokus pembangunan waduk Krueng Pase, hidup masyarakat Petani.”
Koordinator aksi, Terpiadi A Majid dalam orasinya menyampaikan, selama ini masyarakat sembilan kecamatan mengaliri air ke sawah memanfaatkan bendungan irigasi Krueng Pase peninggalan Belanda. Namun, sekarang bendungan itu sudah bocor. “Apakah kita harus mengundang lagi Belanda untuk membangun bendungan Krueng Pase. Kami datang ke mari menuntut pembangunan waduk itu segera dilanjutkan,” kata Terpiadi yang disambut teriakan pendemo lainnya.
Tak lama kemudian, sejumlah anggota dewan menemui mereka dan akhirnya dilakukan dialog di gedung dewan setempat. Turut hadir pejabat Pemkab Aceh Utara. Dialog tidak berlangsung lama, karena pendemo saling interupsi ketika mendengar penjelasan dewan dan pejabat Pemkab.
Setelah meminta anggota dewan meneken petisi yang mereka bawa, pendemo kemudian mendatangi Kantor Bupati Aceh Utara. Di sana, peteni juga melakukan aksi dan tuntutan yang sama. Kedatangan mereka disambut Wakil Bupati, M Jamil.(c37/ib)
Segera Dibahas
SEMUA anggota dewan setuju dengan permintaan masyarakat agar Pemkab segera melanjutkan pembangunan waduk Lhok Jok. Karena itu sesegera mungkin kami akan panggil bupati setelah pulang dari dinas luar untuk membahas masalah itu. Sehingga dalam waktu dekat akan ada kesimpulan mengenai pembangunan waduk itu.
* Abdul Muthaleb, Wakil Ketua DPRK Aceh Utara.(c37)
Jadi Prioritas
SALAH satu prioritas pembangunan kami adalah irigasi. Karena itu, pembangunan waduk tersebut akan segera kita lanjutkan dalam tahun ini. Jika tak dilanjutkan, proyek lain akan kita hentikan. Sehingga waduk itu cepat selesai, saya mendukung demo petani seperti ini agar pembangunan waduk itu cepat selesai.
* M Jamil, Wakil Bupati Aceh Utara.(c37)