Kamis, 27 November 2014
Serambi Indonesia

Emas Batangan Habis Diborong

Sabtu, 20 April 2013 08:09 WIB


* Harga Mengalami Kenaikan Tipis


BANDA ACEH - Stok emas batangan produk lokal di pasaran Banda Aceh dilaporkan sudah dua hari ini kosong, yang diduga akibat adanya aksi borong oleh masyarakat menyusul ambruknya harga emas.

Untuk diketahui, selama ini di pasaran beredar dua jenis emas batangan, yaitu produk lokal atau dalam negeri dan produk luar negeri dengan cap LM. Hanya saja khusus untuk emas produk luar negeri ini harganya lebih mahal Rp 3.000 ketimbang emas batangan lokal.

“Di pasar sepertinya sudah tidak ada barang (emas batangan lokal). Sepertinya habis diborong. Di Medan juga habis stok, biasanya pasar emas di Aceh hubungannya ke Medan,” ungkap analis emas dari Bank Syariah Mandiri (BSM) Banda Aceh, Muhammad, kepada Serambi, Jumat (19/4).

Seperti diberitakan sebelumnya, harga emas mengalami penurunan cukup dalam dan diperkirakan sedang berada di titik terendahnya. Harga jual belum termasuk ongkos buat pada Rabu (17/4) adalah Rp 440.000/gram atau Rp 1.452.000/mayam. Jauh merosot ketimbang Oktober 2012 lalu yang mencapai Rp1.800.000 per mayam.

Namun setelah mencapai titik terendahnya, harga emas secara perlahan mulai merambat naik. Muhammad menyebutkan, Jumat kemarin harga emas naik tipis menjadi Rp 455.000 per gram atau Rp 1.517.425, naik Rp 65.000 dari harga dua hari sebelumnya.

“Kemarin itu harga emas bukan lagi turun, tetapi sudah longsor. Tetapi sekarang pelan-pelan sepertinya sudah mulai naik,” ujar Muhammad.(yos)
Editor: hasyim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas