Rabu, 10 Juni 2026

Jalan Kuala Bhee Kian Hancur

Ruas jalan Meulaboh-Kuala Bhee-Peuribu yang dibangun Pemerintah Jepang melalui program JISC pascatsunami, kini kian rusak

Tayang:
Editor: hasyim
MEULABOH - Ruas jalan Meulaboh-Kuala Bhee-Peuribu yang dibangun Pemerintah Jepang melalui program JISC pascatsunami, kini kian rusak sehingga sulit dilintasi. Bahkan, banjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu memperparah kondisi jalan.

Anggota DPRK Aceh Barat asal Woyla, H Amri HR kepada Serambi, Jumat (19/4) mentangatakan, selama ini masyarakat dari sejumlah kecamatan di Woyla Raya meliputi Woyla, Woyla Timur, Woyla Barat, dan Arongan Lambalek mengeluh akan kondisi jalan yang dibangun JISC yang tidak pernah diperbaiki tersebut.

Ia meminta pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Barat tidak tutup mata serta memperioritaskan perbaikan, sebab sudah delapan tahun terakhir tidak pernah diperbaiki. Ia mengatakan, titik jalan yang hancur tersebar di Ateng Teupat Kecamatan Bubon, Samatiga, Napai Woyla Barat hingga ke Peribu Arongan Lambalek. Karena itu, anggota dewan ini meminta pemerintah tidak membiarkan penderitaan penduduk di Wolya raya terhadap kondisi transportasi darat yang hancur dan kerap digenangi banjir.                                                                                           

Sudah surut
Kepala BPBD Aceh Barat, T Nofrizal, Jumat kemarin mengatakan, banjir yang mengepung Aceh Barat kemarin sudah surut total dan ruas jalan yang terendam sudah bisa dilalui seperti di Ateung Teupat. Namun ia mengaku ekses banjir menyebabkan jalan rusak lintas Meulaboh-Samatiga-Woyla-Peribu menjadi kian hancur sehingga butuh diperbaiki.

Ia mengatakan, dari pendataan dilakukannya banjir yang melanda tidak ada fasilitas yang rusak atau laporan lainnya. Namun demikian pihaknya masih terus melakukan pemantauan pascabanjir. (riz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved