Caleg NasDem Pidie Mundur Massal
Bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Nasdem Pidie ramai-ramai mengundurkan diri dengan mencabut berkas di Kantor Dewan Pimpinan
“Mereka melaporkan pada saya untuk mengundurkan diri dari bacaleg Nasdem. Karena kecewa ada bacaleg yang lulus tanpa ikut seleksi. Kami mengetahuinya saat adanya bocoran SK penetapan bakal caleg,” kata Wakil Ketua Badan Advokasi dan Hukum (BaHU) DPW Partai NasDem Aceh, Mustari Mukhtar SH, kepada Serambi, di Sigli, Sabtu (20/4).
Mustari yang masuk daftar bacaleg NasDem untuk DPRA dari Dapil Pidie dan Pidie Jaya, juga turut mengundurkan diri dari bursa pencalonan. “Sebagian bacaleg Nasdem sudah pindah partai. Baik parlok maupun parnas,” kata dia sambil menyebutkan sejumlah nama-nama bacaleg NasDem yang mundur dan mencabut berkas bacaleg dari DPD Partai NasDem Pidie.
Salbiah, bacaleg perempuan Partai Nasdem Pidie, kepada Serambi kemarin, mengatakan sangat kecewa dengan penetapan bacaleg Nasdem yang menurutnya tidak transparan. Salah satu bukti, kata Salbiah, ada bacaleg Nasdem telah membuat surat pernyataan tidak maju sebagai bacaleg, tapi keluar SK telah ditetapkan sebagai bacaleg Nasdem. “Saya mengetahui itu berdasarkan bocoran dari internal DPD Nasdem. Bahkan, nama-nama yang ditetapkan itu sebagai bacaleg Nasdem tidak diumumkan,” kata Salbiah.
Ia menyatakan telah membuat surat penguduran diri sebagai bacaleg Nasdem Pidie. “Surat itu belum saya serahkan ke DPD Nasdem Pidie,” tambah Salbiah.(naz)
Belum Menerima Surat
KETUA DPD Partai NasDem Pidie, Drs Tgk H Ilyas Abdullah, yang dihubungi Serambi Sabtu (20/4), mengatakan, hingga kemarin pihaknya belum menerima surat pengunduran diri dari para bakal caleg Partai NasDem Pidie. Juga belum ada bacaleg yang mencabut berkas.
Yang ada, kata Ilyas, bakal caleg Nasdem bukan mencabut berkas, melainkan gugur karena tidak lolos verifikasi saat dilakukan penilaian. Di mana penilaian terhadap bacaleg NasDem lebih kepada jenjang akademik.
Selain itu, katanya, mereka tidak lulus sebagai bacaleg karena terbatas kuota, pada satu dapil DPRK Pidie maupun DPRA Aceh. Namun, bacaleg itu tetap dibutuhkan sebagai cadangan. Tgk Ilyas juga menegaskan, penetapan bacaleg Nasdem dilakukan dengan sangat transparan.(naz)