Rabu, 10 Juni 2026

Perempuan Asal Agara Ikut Bursa Calon Senator

Jumlah bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang akan betarung pada Pemilu 2014 terus bertambah. Kemarin

Tayang:
Editor: bakri
* Lima Balon Mendaftar di Hari ke-12

BANDA ACEH - Jumlah bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang akan betarung pada Pemilu 2014 terus bertambah. Kemarin, Sabtu (20/4), KIP Aceh kembali menerima lima bakal calon yang memenuhi syarat awal, yakni Ir Tgk H Subki El Madny MT, Erdarina SP, H Waisul Qarany Aly, Drs H Ghazali Abbas Adan, dan Drs HM Yusuf Ishaq.

Data Serambi, Erdarina SP yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRK Aceh Tenggara, menjadi satu-satunya perempuan yang ikut bertarung dalam bursa bakal calon anggota DPD RI dari Aceh. Hingga kemarin, jumlah bakal calon DPD yang sudah mendaftar ke KIP sudah mencapai 16 kandidat.

Erdarina menyatakan tekadnya maju dalam bursa balon DPD RI didasari keinginan untuk mengakomodir kebutuhan-kebutuhan perempuan Aceh, yang selama ini belum terakomodir dengan baik.  Sarjana pertanian Universitas Gunung Leuser ini pun mengatakan telah mengumpulkan 3.029 dukungan dari 12 kabupaten. “Basis kita untuk maju DPD ini dari Aceh Tenggara, Takengon, dan Subulussalam,” ujarnya.

Informasi diperoleh Serambi di Sekretariat KIP Aceh, Tgk H Subki El Madny yang masih aktif sebagai anggota DPRK Aceh Utara dan timnya tiba menyerahkan berkas calon sekitar pukul 9.00 WIB yang kemudian diverifikasi tim dari sekretariat KIP Aceh.

Selanjutnya dua calon senator yang telah mendaftar sebelumnya, yaitu H Waisul Qarani Aly dan  H Ghazali Abbas Adan. Kedua orang ini datang pada waktu hampir bersamaan, sekitar pukul 15.00 WIB, untuk melengkapi berkas pencalonan. Terakhir, Drs H M Yusuf  Ishaq bersama timnya menyerahkan berkas calon pukul 15.25 WIB dan langsung diverifikasi.

Staf yang membidangi pendaftaran calon DPD, Indra SPd yang ditemui Serambi mengatakan apabila para calon mendaftar pada tanggal 22 April maka tidak ada waktu untuk memperbaiki kelengkapan syarat awal. “Dikhawatirkan para calon tidak mempunyai waktu yang cukup apabila mendaftar di hari-hari terakhir untuk memperbaiki kelengkapan syarat awalnya. Jika pada tanggal 22 tidak lengkap maka tidak bisa mendaftar,” ujarnya.(hs)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved