PBB Lhokseumawe Gagal Daftarkan Bacaleg
DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Lhokseumawe gagal mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Independen
“Partai PPB kita nilai gagal mendaftar karena sampai ke panitia pendaftaran KIP pukul 16.20 Wib,” kata Ketua KIP Lhokseumawe Ridwan Hadi, menjawab Serambi kemarin.
Ia menyatakan, sesuai aturan KPU, bila ada partai yang mendaftar di luar jadwal yang telah ditetapkan dinyatakan gugur dari peserta Pemilu 2014 di wilayah setempat. “Jadi sampai batas waktu berakhir, partai yang resmi telah mendaftar ke KIP Lhokseumawe adalah 14 partai,” demikian Ridwan Hadi.
Sedangkan dari Aceh Utara dilaporkan, seluruh partai peserta Pemilu 2014 telah mendaftarkan calegnya sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Sebagian besar parpol itu mendaftarkan bacalegnya ke KIP pada, Senin (22/4). Keadaan ini membuat suasana kantor KIP terlihat ramai dengan hiruk pikuk dan kesibukan dari petugas KIP dan para pengurus parpol dalam melengkapi berkas mereka.
Di antara partai yang mendaftar kemarin adalah, PPP, PNA, PA, Gerindra, PKPI, dan Partai Golkar. Sehari sebelumnya partai yang telah mendaftar yaitu PKS, PBB, PAN, Partai Demokrat, dan Partai Hanura.
Pendaftaran Partai PNA dilakukan dilakukan pada pukul 13.30 Wib. Puluhan kader dan simpatisan partai ini terlihat datang dengan membawa umbul-umbul yang dipasang di mobil pikap dan sepeda motor. Terlihat beberapa mantan GAM ikut serta meramaikan, seperti Syukri dari KPA Muara Batu, Dedy mantan jubir GAM Wilayah Pase, dan Misbahul Munir mantan anggota DPRK Aceh Utara.
Siang harinya, giliran kader Partai Aceh (PA) yang melakukan konvoi untuk mendaftarkan bacalegnya. PA mendaftarkan 55 bacaleg untuk DPRK Aceh Utara. Pendaftaran dan penyerahan berkas bacaleg tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPW PA Aceh Utara, Tgk Zulkarnaini Hamzah alias Tgk Ni.(c46/ib/bah)
Terjebak Macet
KETUA DPC PBB Kota Lhokseumawe, Isa Anshari Ismail mengakui pihaknya terlambat sepuluh menit dari jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, hal ini terjadi karena mereka terjebak kemacetan karena adanya konvoi salah satu partai peserta pemilu. “Tadi kan ada konvoi Partai Aceh yang mau mendaftar ke KIP. Jadi, kami tak bisa lewat Jalan Darussalam, karena macet. Kami harus cari jalan lain, ini penyebab telatnya,” terang Isa Anshari.
Disebutkan, pihaknya meminta kompensasi waktu pada KIP Lhokseumawe, namun tidak diberikan. “KIP tetap tak mau memberikan kompensasi waktu,” terang Isa.
Disebutkan, pihaknya membawa 13 berkas bacaleg yaitu dari daerah pemilihan Banda Sakti enam orang, Muara Dua tiga orang, Blang Mangat tiga orang, dan daerah pemilihan Muara Satu sebanyak satu orang.(c46)