A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Data Pemilih Aceh Amburadul - Serambi Indonesia
Minggu, 23 November 2014
Serambi Indonesia

Data Pemilih Aceh Amburadul

Kamis, 25 April 2013 10:33 WIB

* Nama Warga Papua Masuk ke Bireuen

BANDA ACEH - Data pemilih sementara Pemilu 2014 yang terpusat pada pangkalan data (database) Sistem Informasi Pendaftaran Pemilih Sidalih (Sidalih) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat untuk Provinsi Aceh banyak yang tidak sesuai dengan fakta riilnya. Bahkan warga di Manokwari, Provinsi Papua yang tercatat berdasarkan database Sidalih masuk dalam daftar pemilih di Kabupaten Bireuen.

Hal itu terungkap dari laporan KIP kabupaten/kota dalam rapat pemutakhiran data pemilih se-kabupaten/kota yang berlangsung di The Pade Hotel, Banda Aceh, Kamis (24/4).

Ketua Pokja Pantarlih KIP Aceh, Tgk Akmal Abzal mengatakan KPU meminta agar KIP kabupaten/kota melakukan pemutakhiran dan penyelarasan data pemilih dengan data yang sudah terpusat dalam portal Sidalih.

Namun di luar dugaan, kata dia, ada banyak kesulitan dan masalah yang ditemukan dalam pengoperasian Sidalih oleh setiap operator KIP Kabupaten/Kota. Di antaranya ada yang datanya tidak dapat diunduh (dibuka), di samping ada daftar pemilih dari daerah lain yang masuk ke wilayah Aceh. Di Bireuen contohnya, daftar pemilih dari Manokwari, Papua, masuk dalam daftar pemilih kabupaten tersebut.

“Setelah kita cermati, daftar pemilih yang ada dalam portal Sidalih ini ternyata amburadul. Kondisi ini juga menyulitkan kita untuk memindahkan daftar pemilih tersebut ke dalam form A.O KPU,” ujar Akmal.

Dia jelaskan, kondisi yang menyulitkan ini membuat KIP kabupaten/kota meminta agar dapat menggunakan data pemilih pilkada 2009 sebagai daftar pemilih yang akan dimutakhirkan kembali untuk pemilu 2014.

“Untuk hal ini kami harus putuskan dalam rapat pleno untuk selanjutnya juga akan kami konsultasikan dengan pihak KPU,” kata Akmal.

Menurutnya, jika dilihat dari sisi waktu pemutakhirannya, maka pemutakhiran data pemilih ini sudah harus selesai empat bulan setelah pemerintah menyerahkan DP4 kepada KIP Aceh pada Februari lalu.

“Tentu kita inginkan adanya satu kepastian data yang valid untuk dijadikan bahan pemutakahiran data oleh pantarlih di lapangan. Sebagaimana kita tahu, untuk Pileg setiap TPS terdiri atas 500 pemilih,” kata Akmal.

Menurut komisioner KIP Aceh ini, untuk rekap sementara berdasarkan DP4 sesuai dengan data kabupaten/kota jumlah pemilih sementara (DCS) sebanyak 3.520.684 jiwa, PPK 289, PPS 5.749, dan TPS 11.094. (sar)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas