A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Ilyas Pase Kasasi - Serambi Indonesia
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Serambi Indonesia

Ilyas Pase Kasasi

Kamis, 25 April 2013 12:00 WIB
* Tak Terima Vonis 7 Tahun  

BANDA ACEH - Mantan bupati Aceh Utara, Ilyas A Hamid atau lebih dikenal Ilyas Pase tak terima vonis banding majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT)/Tipikor Banda Aceh yang antara lain tujuh tahun penjara, karena dinilai terbukti ikut korupsi dalam perkara bobolnya kas Pemkab Aceh Utara Rp 220 miliar. Karena itu, Ilyas mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) RI.

Kasi Pidsus Kejari Banda Aceh, Nilawati MH mengatakan, pihaknya mengetahui terdakwa I Ilyas kasasi sesuai pemberitahuan pihak Pengadilan Negeri (PN)/Tipikor Banda Aceh pasca-masuknya surat pernyataan kasasi dari pengacara terdakwa Ilyas bernama Sayuti Abubakar SH ke PN Tipikor Banda Aceh, Selasa (16/4).

“Sedangkan kita tidak mengajukan kasasi, tetapi akan mempersiapkan kontra kasasi menanggapi memori kasasi pengacara Ilyas. Adapun terdakwa II Syarifuddin SE (mantan Wabup Aceh Utara), kami tidak mengetahui apakah yang bersangkutan kasasi atau tidak terhadap putusan banding yang antara lain menghukumnya 10 tahun penjara,” kata Nilawati menjawab Serambi kemarin.

Nilawati mengatakan sebelum majelis hakim PT/Tipikor memvonis kedua terdakwa pada 15 Februari 2013, keduanya terlebih dahulu ditetapkan penahanan, 9 Oktober 2012 selama sebulan, namun sudah tiga kali jaksa mengirim surat panggilan terhadap Ilyas, termasuk ke alamat pengacaranya Kantor Sayuti Abubakar dan Partners Law Firm di Jakarta Selatan, namun yang bersangkutan tetap tak memenuhi panggilan penahanan.

Sedangkan terhadap Syarifuddin, jaksa hanya sekali mengirim surat panggilan, 16 Oktober 2012, kemudian tak dipanggil lagi karena tak diketahui keberadaannya. Ia juga tak lagi menggunakan jasa pengacara. “Kalau sudah ada putusan berkekuatan hukum tetap, keduanya bisa dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO),” ujar Nilawati.  

Dalam putusan banding, terdakwa Ilyas dihukum 7 tahun penjara, denda Rp 400 juta atau bisa diganti pidana tambahan (subsider) tujuh bulan kurungan. Mantan wakilnya, Syarifuddin dihukum 10 tahun penjara, denda Rp 500 juta subsider empat bulan kurungan, dan harus membayar uang pengganti sesuai jumlah kerugian negara diterimanya, Rp 3,8 miliar. Keduanya terbukti korupsi dalam kasus bobolnya kas Pemkab Aceh Utara Rp 220 miliar di Bank Mandiri Jelambar, Jakarta sewaktu masih menjabat.

Sementara Panmud Pidana PN/Tipikor Banda Aceh, Amiruddin SH, mengatakan pihaknya hingga kini belum menerima pemberitahuan vonis banding Syarifuddin dari PN Lhokseumawe.

“Karena alamat Syarifuddin di Lhokseumawe, kita minta delegasi PN setempat memberitahukan putusan banding ini, tapi surat pemberitahuan sudah diberitahukan belum kita terima. Artinya kemungkinan PN Lhokseumawe belum berhasil memberitahukan putusan ini. Kalau ini tak berhasil, nanti kita bisa minta delegasi melalui pihak Pemkab Aceh Utara atau Pemko Lhokseumawe,” jawab Amiruddin.(sal)

Karena tak Terbukti Bersalah

PENGACARA Ilyas, Sayuti membenarkan informasi dirinya telah menyatakan kasasi dan akan memasukkan memori kasasi, Senin (29/4).  “Upaya ini kita tempuh karena terdakwa tidak terbukti bersalah dan tidak menerima uang dalam kasus ini,” jawab Sayuti ketika dihubungi kemarin.

Namun, ia menolak berkomentar mengenai kliennya tak memenuhi panggilan penahanan. “Yang jelas, beliau nanti akan siap dihukum, jika putusan sudah berkekuatan hukum tetap,” tandas Sayuti.(sal)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
182954 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas