Pasar Sepeda Motor di Aceh Lesu
Pasar sepeda motor baru di Aceh selama tiga bulan terakhir mengalami kelesuan, sebagai dampak dari melemahnya ekonomi masyarakat
BANDA ACEH - Pasar sepeda motor baru di Aceh selama tiga bulan terakhir mengalami kelesuan, sebagai dampak dari melemahnya ekonomi masyarakat akibat belum cairnya anggaran pemerintah (APBA).
Penjualan sepeda motor Honda dilaporkan mengalami stagnasi alias tidak tumbuh, sementara penjualan Yamaha justeru merosot. Sementara Suzuki, meski mengalami hal serupa, namun sedikit tertolong dengan pelaksanaan event.
“Bulan April ini seharusnya penjualan sudah tumbuh. Tetapi sekarang penjualan kita masih sama seperti tahun 2012 kemarin,” kata Kepala Penjualan PT Capella Dinamik Nusantara (Honda), Saifullah, kepada Serambi, Kamis (25/4).
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena pengaruh belum cairnya anggaran pemerintah (APBA), disamping juga dampak dari pemberlakuan aturan pembatasan uang muka (Down Payment/DP) sebesar 25 persen. “Pengaruh paling besar di APBA,” timpal Saifullah.
Meski demikian, kelesuan pasar tersebut belum berpengaruh pada market share sepeda motor Honda di Aceh. Saifullah menyebutkan, Honda masih menguasai pangsa pasar sepeda motor di Aceh. “Di Banda Aceh market share kita 68 persen dan di Aceh 71 persen. Dari 71 persen itu, 60 persen disumbang oleh matic, terutama Honda BeAT,” sebut Saiful.
Kelesuan pasar ini juga diakui Supervisor Promosi PT Alfa Scorpii II (Yamaha) Jambo Tape, Edi Safrizal. Ia katakan, sejak dua bulan terakhir penjualan baik secara cash dan kredit menurun. Bahkan diakuinya banyak kredit sepeda motor yang macet, sehingga terpaksa kredit dialihkan ke orang lain.
“Berdasarkan hasil survei kami, ekonomi masyarakat sekarang lagi lemah akibat belum cairnya APBA. Klien kami kebanyakan pedagang pakaian. Mereka mengaku tidak sanggup lagi menutup kredit karena pendapatan dari hasil penjualan minim,” beber Edi.
Sales Counter Diler Suzuki di kawasan Peunayong, Mutiara, mengakui sepinya penjualan. Hanya saja, karena pihaknya baru menggelar even, maka terjadi sedikit peningkatan penjualan. “April ini kan kami baru menggelar even jadi angka penjualan juga sedikit meningkat,” demikian Mutiara.(ni/yos)