Pak Marzuzak Meninggal Dunia
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Drs Marzuzak bin Syamsuddin (53) atau lebih dikenal dengan sapaan Pak Marzuzak
Kepergiannya secara tiba-tiba sempat mengejutkan masyarakat dan rekan sekantornya, karena almarhum yang dikenal sebagai ustaz itu tampak dalam keadaan bugar ketika melaksanakan Shalat Shubuh berjamaah di Masjid At-Taubah Pantai Cermin, Susoh, Jumat kemarin.
Rumah almarhum di Desa Palak Hilir, Kecamatan Susoh, Abdya hingga Jumat sore kemarin dipadati pelayat yang ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
Informasi diperoleh Serambi dari Azhari Syamsuddin, salah seorang adik dari almarhum bahwa, Marzuzak sebelumnya tidak ada keluhan penyakit yang begitu mengkhawatirkan, kecuali penyakit asam lambung yang diderita sejak lama. “Abang Marzuzak, pernah minta izin kepada atasannya (Kepala Inspektorat Abdya) untuk tidak kembali masuk kerja pada Kamis (25/4) sore, karena kurang enak badan,” kata Azhari.
Jumat Shubuh kemarin, Marzuzak tampak dalam keadaan sehat ketika melaksanakan shalat Shubuh di Masjid At-Taubah Pantai Cermin, tidak jauh dari kediamannya. Seperti kegiatan rutin dilaksanakan, termasuk kemarin, setelah Shalat Shubuh, Marzuzak pergi ke kebun di kawasan Desa Palak Hulu, sekitar 300 meter dari rumahnya.
Karena tidak pulang ke rumah sampai pukul 9.00 WIB, istri dari almarhum, Ny Fitrisyah pergi menyusul sang suami ke kebun, kemudian menemukan suaminya dalam keadaan seperti tertidur tidak sadar diri di atas lantai papan sebuah pondok kecil. Dibantu sejumlah tetangga, Marzuzak segera dilarikan dengan mobil ke RSUD Teungku Peukan lokasi Padang Meurantee.
Sekitar 10 menit kemudian dalam perawatan, pihak dokter menjelaskan kepada anggota keluarga bahwa, Marzuzak telah berpulang ke rahmatullah. Almarhum meninggal dunia dalam usia 53 tahun, dilahirkan di Desa Barat, Kecamatan Susoh, tanggal 12 Mei 1960. Armarhum meninggalkan seorang istri, Fitrisyah dengan tiga anak.
Drs Marzuzak mengawali karir PNS guru sejak 1987 sebagai guru di SMA Negeri 1 Susoh. Karirnya menanjak dalam jabatan fungsional guru dan jabatan struktural di jajaran Pemkab Abdya. Antara lain pernah menjabat Kepala SMA Negeri Kuala Batee, Kepala SMA Negeri 1 Blangpidie.
Dalam jabatan struktural, Marzuzak, pernah sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) pada Dinas Kimpraswil Abdya, Kabag TU/Plt Kepala Dinas Pendidikan Abdya, Kepala Diklat Abdya, dan terakhir sejak 12 Februari 2008 menjabat Sekretaris Inspektorat Kabupaten Abdya.
Marzuzak dikenal sebagai figur pejabat dan tokoh masyarakat yang ramah, baik hati sehingga mudah bergaul dengan siapa saja. “Kami sangat kehilangan atas kepergian almarhum yang bengitu cepat,” kata Drs Jufridani, Kepala Inspektorat Abdya kepada Serambi, kemarin.
Marzuzak, selain dikenal sebagai ustaz di kalangan masyarakat Kecamatan Susoh dan Kecamatan Blangpidie sekitarnya, juga dikenal sebagai penulis. Sejumlah tulisannya sering dimuat di halaman Opini Harian Serambi Indonesia. Selamat jalan Pak Marzuzak.(nun)