Senin, 22 Desember 2014
Serambi Indonesia

30 Bacaleg DPRA tak Ikut Tes

Minggu, 28 April 2013 15:23 WIB

BANDA ACEH - Sebanyak 30 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPR Aceh, dilaporkan tidak ikut tes mampu baca Alquran yang dilaksanakan KIP Aceh, di Asrama Haji Banda Aceh, Sabtu (27/4). Belum diketahui alasan ketidakhadiran mereka, namun KIP memastikan mereka akan gugur dari bursa bacaleg, kecuali sudah menyampaikan pemberitahuan kepada KIP Aceh dengan alasan yang wajar dan masuk akal.

Demikian disampaikan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Tes Baca Alquran Tgk Akmal Abzal dalam konferensi pers, seusai memantau kegiatan tes baca Alquran untuk pada bacaleg di Asrama Haji, Banda Aceh, Sabtu (27/4).

“Kepada mereka yang tidak hadir atau tidak mengikuti tes baca Alquran tanpa alasan yang jelas, maka dianggap gugur. Sedangkan bagi mereka yang telah memberitahu kepada KIP Aceh tidak bisa hadir dengan menyertakan alasan yang wajar, masih dibuka kesempatan untuk ikut tes susulan,” ujar Akmal.

Tes baca Alquran dilakukan oleh sejumlah tim yang dibentuk KIP Aceh dari berbagai unsur, berlangsung sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIB sampai sekitar pukul 16.00 WIB. Tes baca Alquran ini diikuti 419 bacaleg dari lima partai politik yaitu; Golkar, PDIP, PKS, PKB, dan Partai NasDem. Dari jumlah tersebut 30 bacaleg tidak hadir. (Lihat, bacaleg tak hadir)

Akmal menjelaskan informasi yang diperoleh dari dewan juri para bacaleg yang ikut tes ada yang masih harus meningkatkan kelancaran membaca Alquran dengan sering berlatih. Padahal, katanya, poin yang dinilai oleh dewan juri sudah pada tahap yang paling standar dan mudah.

“Memang ada yang masih agak berat untuk membaca, karenanya harus sering berlatih lagi. Sedangkan untuk mereka yang masih belum bisa, harus menjadi cambuk untuk ke depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Akmal mengatakan pihak dewan juri akan merekap data secara keseluruhan siapa saja yang dinyatakan lulus atau tidak lulus. “Pengumumannya akan kita sampaikan kepada partai yang bersangkutan, dan tidak kita publikasi di media secara personal,” jelasnya.

Sedangkan bagi mereka yang tidak lulus baca Alquran KIP masih memberi kesempatan kepada partai bersangkutan untuk mengganti dengan bacaleg lain terhitung sejak 23 April-6 Mei. Sedangkan pada 9-22 Mei merupakan masa untuk menguji kembali calon yang berhalangan hadir dengan alasan jelas dan bakal calon pengganti. Akmal menambahkan, materi yang dinilai dalam tes baca Alquran yakni tajwid 40 persen, fasahah 40 persen, dan adab 20 persen.(sar)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas