Selasa, 9 Juni 2026

9 Ruko di Pasie Raja Ludes Dilalap Api

Sembilan unit rumah toko (Ruko) semi permanen yang dihuni 7 kepala keluarga dengan 34 jiwa, di Dusun Jeumpa, Gampong Silolo, Kecamatan

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto 9 Ruko di Pasie Raja Ludes Dilalap Api
SERAMBI /TAUFIK ZASS
Warga menyaksikan puing-puing sisa kebakaran di Dusun Jeumpa, Gapmpong Silolo, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan. Akibat kejadian itu, satu orang korban mengalami luka bakar. Sedangkan kerugian ditaksirkan mencapai Rp 2 Milyar lebih.
TAPAKTUAN - Sembilan unit rumah toko (Ruko) semi permanen yang dihuni 7 kepala keluarga dengan 34 jiwa, di Dusun Jeumpa, Gampong Silolo, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (26/4/2013) malam ludes dilalap si jago merah. Akibat kejadian itu, satu orang korban mengalami luka bakar. Sedangkan kerugian ditaksirkan mencapai Rp 2 miliar lebih.

Keuchik Gampog Silolo, Ali Mudin Is yang dimintai keterangannya oleh Serambi di lokasi kejadian menjelaskan, inseiden kebakaran itu terjadi Jumat (2/4) sekira pukul 23.30 WIB. Di mana api yang bersumber dari kebakaran ampere meter rumah milik Sulaiman Us. Lalu merembet cepat ke sejumlah rumah lain yang berjejeran di lokasi tersebut.

“Api bersumber dari ampere meter di rumah Sulaiman Us yang disambar petir, kemudian menjalar ke rumah lainya. Kendati upaya pemedaman secara manual sudah dilakukan, namun warga tidak juga berhasil menjinakkan lidah api. Kobaran api cukup besar karena diterpa angin kencang,” jelas Ali Muddin Is.

Keuchik Silolo yang pada saat itu turut didampingi, Mukim Terbangan H Anas Abdi dan Camat Pasie Raja, Subki HS SPd, menambahkan, mobil pemadam tiba di lokasi sekitar setengah jam setelah kejadian. Namun karena kobaran api yang cukup ganas, membuat pihak pemadam tidak bisa berbuat banyak.

“Api sudah berhasil melalap seluruh Ruko sebelum mobil pemadam tiba. Padahal dua unit mobil pemadam kebakaran dari Tapaktuan itu cepat sampainya, namun akibat angin kencang membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil,” pungkasnya.

Dalam insiden kebakaran dimaksud, Sulaiman U pemilik rumah yang pertama kali disambar petir mengalami luka bakar saat mencoba menyelamatkan anaknya yang pada saat kejadian masih berada di dalam rumahnya.

“Saat ini koban dalam kondisi kritis dan masih dirawat di RSUD-YA. Korban lain tidak ada, namun seluruh harta benda di dalam sebilan ruko dimaksud ludes, termasuk kendaraan milik korban. Kami perkirakan kerugian mencapai Rp 2 miliar lebih,” papar Ali Muddin Is.

Sedangkan korban kabakaran lainnya untuk sementara diungsikan di tenda pengungsian di seberang ruko yang terbakar tersebut. Keuchik Silolo berharap Pemkab Aceh Selatan bisa memperhatikan korban kebakaran dimaksud. Sebab kalau berlama-lama bertahan di pengungsian akan semakin memperburuk keadaan para korban. Sebab sebagian dari korban anak-anaknya masih bersekolah. “Harapan kita Pemkab bisa membantu penanganan rumah sederhana bagi korban, untuk bisa ditempati sementara,” pungkas Keuchik Silolo.

Informasi yang diterima Serambi, pasca kejadian itu, Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah SSos MSi juga sudah turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi masyarakat pasca kejadian seraya menyalurkan bantuan. Demikian juga dengan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Aceh Selatan, Drs Yahya Azmar MM, dan anggota DPRK Aceh Selatan, Deni Irmansyah ST juga sudah turun ke lokasi dimaksud.(tz)

Bantuan Mulai Mengalir
CAMAT Pasie Raja, Subki HS SPd mengaku, pasca kejadian itu bantuan masa panik mulai mengalir dari Pemkan Aceh Selatan yang disalurkan melalui Dinas Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Disosnakertrans) setempat. Bantuan sembako juga disalurkan oleh anggota DPRK Aceh Selatan, Deni Irmansyah ST.

“Yang pasti kepada semua wakil rakyat sudah kami sampaikan. Kemungkinan sebagiannya belum sempat datang pagi ini karena terbentur dengan pekerjaan mendesak,” jelas Camat Pasie Raja.(tz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved