Serambi Kuliner

Sayur Asam Rasa Tamiang

MANIS, asam, dan manis. Demikian rasa menu yang satu ini. Kekhasan rasa kuahnya, begitu terasa di lidah. Inilah sayur asam khas Aceh Tamiang

Sayur Asam Rasa Tamiang
WARGA sedang menyajikan.

MANIS, asam, dan manis. Demikian rasa menu yang satu ini. Kekhasan rasa kuahnya, begitu terasa di lidah. Inilah sayur asam khas Aceh Tamiang. Sayuran ini merupakan salah satu ciri khas kabupaten itu.

Sayur asam Aceh Tamiang ini berbeda dengan sayur asem khas Sunda atau daerah lainnya. Perbedaaan itu terlihat dari bahan yang digunakan. Untuk sayur asam khas Tamiang, menggunakan asam gelugur, ditambah sayuran jagung muda, kacang panjang, melinjo, daun melinjo, dan kol. Lalu, ragam sayuran dan kelengakapan menu itu, direbus. Hasilnya, hmmm... sangat nikmat.

Kekentalan tiga rasa yang melekat di lidah, membuat sayur ini tak bisa lekas lekang dari ingatan penikmatnya. Baru mencicipi satu sendok, tentunya ingin lagi... lagi... dan lagi. Hingga tanpa terasa, mangkuk kosong.

Eit... Tunggu dulu!!! Masih ada satu lagi campurannya: terasi tamiang. Nah, terasi ini menjadi pelengkap rasa dalam sayur ini. Rasa pedas legit yang diumbar oleh terasi ini, kian membuat lidah bergoyang. Rasanya, tak puas bila belum menghabiskan semangkuk kuah asam ini.

Bila ingin mencicipi menu ini, tidak perlu repot. Jika ke Aceh Tamiang, kuliner khas ini tersedia di rumah makan di sekitaran Jalan Medan-Banda Aceh,  Simpang BTN, depan Kantor Bupati Aceh Tamiang. Mudah kan?

Namun, tidak setiap hari rumah makan di sana menyediakan menu ini. “Hanya ada setiap Senin dan amis,” ujar Zulkifli (46), pemilik warung Barona.

Banyak yang bilang, sayur asam Tamiang ini merupakan menu rakyat. Julukan itu ditabalkan lantaran bahan-bahan yang digunakan untuk sayur ini mudah didapat. Seluruh bahannya ada di sekeliling lingkungan masyarakat. Lagian, harganya pun murah.

Tapi, bukan berarti julukan menu rakyat ini menjadikan gambaran menu dimaksud sebagai makanan kelas bawah. Konon, dulu sayur asam Tamiang ini merupakan menu makanan raja. Bahkan, menu dimaksud menjadi sajian utama untuk tetamu kerajaan.

Kini, sayur asam tersebut telah menjadi masakan khas Aceh Tamiang. Sayur asam yang saat ini didapati di mana-mana, terdapat dua model. Tipe pertama, sayur asam yang bumbunya dipotong-potong seperti bawang merah, bawang putih, serey, dan asam belimbing atau gelugur. Bahan-bahannya hanya dipotong-potong.

Satu lagi sayur asam bumbu giling. Namun, bumbunya harus ditambah kunyit agar berwarna. Untuk bisa menambah warna corak sesuai perkembangan kekinian, boleh juga ditambah wortel. Rasanya dari kedua model sayur ini, tak jauh berbeda. Tergantung selera penikmatnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: bakri
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help