Rabu, 10 Juni 2026

Aceh Timur Minim Sarana Olahraga

Tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2014 di Kabupaten Aceh Timur ternyata masih minim sarana olahraga

Tayang:
Editor: bakri
BANDA ACEH- Tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2014 di Kabupaten Aceh Timur ternyata masih minim sarana olahraga. Karenanya, seluruh daerah dan Pengprov hendaknya bisa membantu Aceh Timur.

“Aceh Timur masih minim sarana olahraga. Apalagi, ibukota kabupaten baru setahun terakhir ini kembali sana. Namun, mereka yakin beserta berjanji bekerja keras untuk mensukseskan PORA 2014,” ungkap Ketua Umum KONI Aceh, H Zainuddin Hamid dalam rapat anggota KONI Aceh di Hermes Palace Hotel, kemarin petang.

Seperti diketahui, Pemerintah Aceh melalui Gubernur Zaini Abdullah menetapkan Aceh Timur sebagai tuan rumah PORA XII yang dijadwalkan Juni 2014. Keputusan ini setelah bertemu dengan Ketua KONI Aceh H Zainuddin Hamid, dan Asisten II Pemerintah Aceh Said Mustafa.

Sebelumnya ada lima calon tuan rumah yang mengajukan diri, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Lhokseumawe, Aceh Timur, dan Aceh Singkil dengan mengirim surat ke KONI Aceh. Tapi setelah melihat keseriusan dan berbagai persiapan akhirnya Aceh Timur diputuskan sebagai tuan rumah pesta olahraga terbesar di Aceh.

Pada bagian lain, Let Bugeh--sapaan akrab Zainuddin Hamid mengakui, kalau rapat tersebut diikuti pengurus KONI Aceh, KONI daerah serta pengurus cabang olahraga akan membahas Pra PORA, dan PORA. Karena itu, semua pihak diminta untuk serius terhadap kegiataan selama dua hari ini.

Sementara Sekda Aceh, T Setia Budi meminta kepada pengurus KONI dan cabang olahraga hendaknya melakukan evaluasi menyeluruh khususnya pembinaan. “Jika memang gagal, maka pengurus harus mencari kenapa atlet gagal. Lalu, kalau berhasil hendaknya mencari cara bagaimana bisa mempertahankan prestasi itu,” tegasnya.

Pemerintah Aceh, nilai Setia Budi, prestasi KONI ketika mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau kurang menggembirakan. Pasalnya, dengan dana Rp 25 miliar lebih ternyata Kontingen Aceh hanya bisa berada di peringkat ke 25 dari 33 propinsi. “Kegagalan ini juga perlu dievaluasi sehingga ke depan prestasi Aceh sukses,” demikian Sekda Aceh.(ran)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved