Angga Selamatkan Persiraja
Persiraja mampu memenuhi targetnya dengan meraih dua poin dalam laga tandang menghadapi Persebaya Surabaya dan Bontang FC
Sebelumnya, Persiraja merebut satu poin seusai menahan imbang Persebaya Surabaya 0-0 di di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (24/4). Hasil ini setidaknya mengobati kekalahan beruntun di Arema dan Persiba Bantul dalam laga tandang sebelumnya. Bahkan tambahan satu poin ini membuat Persiraja naik satu tingkat ke posisi lima dengan raihan 12 poin dari sembilan pertandingan. Sedangkan Bontang masih berkutat di papan tengah klasemen sementara.
Perjuangan keras harus dihadapi tim besutan Maman Suryaman yang biasa didampingi Asisten Pelatih Wahyu AW dan Pelatih Kiper Purwanto di lapangan hijau. Selain mengandalkan teknik bermain, kubu Persiraja harus menghadapi faktor nonteknis akibat keputusan wasit dan pendukung tuan rumah, Bontangmania.
Ternyata faktor non-teknis ini benar-benar menimpa Persiraja, seperti yang dialami PSLS Lhokseumawe di Bontang, Rabu (24/4). Kali ini, petaka menimpa Persiraja ketika Wasit Dedi W menunjukkan titik putih di menit 13 dengan menganggap center-bek Persiraja, Andri Muliadi melakukan hands-ball. Meski diprotes pemain, wasit asal Bali ini tetap pada keputusannya. Eksekutor Nurcholis Hamdi yang maju ke depan berhasil menaklukkan Auli Rahmat dibawah mistar Persiraja. Kebobolan ini tak mematahkan semangat Mukhlis Nakata ddk.
Turun di babak kedua, Persiraja kembali memberi perlawanan maksimal. Kerja keras tim tamu untuk mengejar gol mendapat perlawanan dari tuan rumah. Sebenarnya Persiraja punya peluang menyamakan kedudukan di menit 75 setelah pemain Bontang melakukan hands-ball. Hanya saja wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran meski membuat kesal pemain Persiraja.
Kerja keras tak kenal lelah Miftahul Hamdi dkk akhirnya berujung dengan kegembiraan. Striker pengganti Persiraja, Angga Parnanda menjadi pahlawan usai membobol gawang Bontang FC di menit 85. Gol telat ini berawal dari kemelut di depan gawang di mana pemain Persiraja, Wisa Raka Jaya terlibat duel dengan kiper lawan hingga bola rebound dicocor Angga ke gawang Bontang. Keseimbangan ini disambut gembiran oleh pemain dan ofisial Persiraja.
Sedangkan kubu Bontang cukup terpukul dengan kebobolan mengingat sisa laga hampir usai. Perjuangan keras kedua tim gagal menambah gol hingga laga usai. Selanjutnya dua laga tandang menghadapi Persiraja di markas Pro Duta FC pada 12 Juni, dan Semen Padang pada 15 Juni. Tur Sumatera ini diharapkan Persiraja tetap konsisten berjuang.(adi)
susunan pemain
Bontang FC: Tirta Bayu, Usman, Sudirman, Ridwansyah/R Ajend R, Ahmad Ramadhan, Satria Ferry/Doni Indra, Gantarkan, Firman Usman, Yossi Adhitya P, John Dasmasela, Nurcholis Hamdi/M Istigfar.
Persiraja: Aulia Rahmad, Kurniawan, Andri Muliadi, Ahmad Yani, Irwandi Mahya/Rahmad Saeful Akmal, Safrizani, M Nasir/Wisa Raka Jaya, Mukhlis Nakata, Fitra Ridwan, Miftahul Hamdi, Fahrizal Dillah/Angga Parnanda.
Sesuai Target
INI sesuai target kita untuk laga tandang. Karena kita sejak awal ingin mencuri poin di laga tandang dengan bermain minimal draw. Kita bangga karena pemain punya semangat tinggi yang berjuang tanpa kenal lelah meski di kandang lawan. Kita sangat bersyukur dengan hasil imbang ini. Karena bisa menjadi semangat bagi pemain untuk melanjutkan laga tandang ke Pro Duta dan Semen Padang. Kami mengucapkan terima kasih atas doa masyarakat Aceh.
* Wahyu AW, Asisten Pelatih Persiraja.(adi)