Lahir 20 dan 22 April Dapat Uang
Pengurus Partai Keadilan Sosial (PKS) Kota Banda Aceh membagikan uang tunai kepada tujuh orang, masing-masing sebesar Rp 500.000
BANDA ACEH - Pengurus Partai Keadilan Sosial (PKS) Kota Banda Aceh membagikan uang tunai kepada tujuh orang, masing-masing sebesar Rp 500.000, pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 PKS. Acara dipusatkan di kawasan Jalan Tgk Daud Beureueh Banda Aceh, Minggu (28/4).
Kegiatan tersebut dilaksanakan juga untuk memeriahkan HUT ke-808 Kota Banda Aceh. Ketujuh warga yang mendapat hadiah uang tunai tersebut, merupakan warga yang lahir bertepatan dengan HUT PKS 20 April dan HUT Kota Banda Aceh 22 April.
Sektretaris umum PKS Banda Aceh, Irwansyah Syafari mengatakan, dari seribuan peserta yang mengikuti acara itu, tujuh orang yang mendapat hadiah uang tunai tersebut. Ketujuh warga tersebut antara lain, Salma Hayani, Safrilsyah, Fitri, Siti Kamila, dan Rahmalia Hadiyana.
“Kami memang mempersiapkan uang tunai ini untuk yang berulang tahun di tanggal yang sama dengan PKS dan Kota Banda Aceh. Dari sekian banyak peserta yang datang, ternyata ada tujuh orang yang beruntung,” kata Irwansyah kepada Serambi, kemarin.
Selain itu, acara yang turut dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Aceh H Ghufran Zainal Abidin, Ketua DPD PKS Banda Aceh Subhan M Isa, dan Ketua DPD PKS Aceh Besar Irawan Abdullah, diisi dengan berbagai kegiatan lain seperti senam nusantara, coffee morning, aneka lomba, pembagian doorprize, serta doa bersama untuk Ustadz Jefry Al Buchari.
“Selain uang tunai, ada juga beberapa hadiah doorprize lain seperti dispenser dan rice cooker serta hadiah lainnya bagi pemenang lomba,” kata Irwansyah.(sr)
Maksimalkan Penegakan Syariat Islam
TERKAIT momen perayaan HUT ke-808 Kota Banda Aceh, Irwansyah selaku pengurus PKS Banda Aceh mendesak Pemko Banda Aceh menegakkan syariat Islam secara adil, maksimal, dan konsisten. “Ada beberapa warga yang mengadu pada kami, khusus tentang dugaan mesum pegawai Pemko yang berkembang akhir-akhir ini dan melibatkan pejabat Kasatpol PP dan WH,”katanya.
Oleh karena itu, menanggapi pengaduan warga tersebut, Irwansyah bersama jajaran pengurus PKS lainnya merasa perlu mendorong Pemko Banda Aceh mengevaluasi secara serius masalah tersebut.
“Jika memang dirasakan masalah itu dapat menyebabkan keresahan dan menjadi faktor yang bisa menurunkan kepercayaan warga terhadap kinerja pemko, maka pemko harus mengambil sikap agar pemko bisa menjalankan komitmennya menegakkan Syariat Islam dan mewujudkan Banda Aceh sebagai model kota madani sesuai dengan tema HUT kota tahun ini,” demikian Irwansyah.(sr)