• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Serambi Indonesia

Istri Gubernur Hadiri 40 Hari Diana

Selasa, 30 April 2013 11:32 WIB
Istri Gubernur Hadiri 40 Hari Diana
SERAMBI/MISRAN ASRI
Istri Gubernur Aceh, Niazah A Hamid(dua dari kanan) menyampaikan sambutannya pada acara takziah dan doa bersama menggenang 40 hari berpulangnya Diana (6), bocah malang yang diperkosa lalu dibunuh pada 19 Maret 2013 lalu. Foto direkam, Senin (29/4).
BANDA ACEH - Mengenang 40 hari almarhumah Diana (6) bocah malang yang diperkosa lalu dibunuh oleh pamannya Hasbi dibantu Amiruddin (28) resedivis kasus serupa beberapa waktu lalu, Senin (29/4), istri Gubernur Aceh, Niazah A Hamid, hadir di takziah dan doa bersama.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Aceh, itu dipusatkan di halaman rumah almarhumah Diana, Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh. “Kita berharap pelaku sadar dan taubah nasuha dengan berjanji kepada Allah tidak mengulangi perbuatannya. Meski demikian kami meminta penegak hukum agar pelaku diberi hukuman yang setimpal atas kezaliman yang dilakukan,” kata Niazah dalam sambutannya.

Niazah menyebutkan, menyangkut keinginan Mawardi, ayah almarhumah Diana, yang mengalami kebutaan sejak 10 tahun dan berkeinginan bisa melihat kembali akan disampaikan ke Gubernur Aceh.

Kepala BP3A Aceh, Dahlia MAg menambahkan dari takziah dan doa bersama yang dilaksanakan itu, dihadiri puluhan pegawai BP3A, SKPA, darma wanita, ibu-ibu PKK serta organisasi wanita dan LSM Pemerhati Perempuan dan Anak. “Alhamdulillah dari pengumpulan dana yang dilakukan BP3A Aceh serta berbagai pihak lainnya terkumpul Rp 14.260.000,” demikian Dahlia MAg.(mir)

Mawardi: Saya Sangat Ingin Melihat Kembali

Mawardi, ayah almarhumah Diana yang mengalami buta sejak 10 tahun lalu akibat glaukoma, salah satu penyakit mata akibat gejala yang tidak langsung, sangat ingin melihat kembali.

Ia mengaku tidak pernah tahu atau melihat wajah istrinya, almarhumah Agus Mawar dan almarhumah Diana (6) anaknya, sejak Allah men-takdirkan dirinya buta. “Meski saya tidak pernah melihat wajah istri dan anak saya yang duluan dijemput Allah, tapi saya sangat ingin sekali kembali, minimal saya bisa memandangi foto mereka dan dimana makam kedua orang yang saya cintai itu. Semoga Allah masih memberi jalan bagi saya untuk bisa melihat kembali,” harap Mawardi.

Ia menyebutkan, pada 8 April 2013, dia telah dibawa oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, ke spesialis mata. Namun, hasil pemeriksaan dokter, Mawardi didiagnosa telah mengalami kebutaan dalam kategori berat. “Namun, saya masih menyimpan harapan besar ada spesialis mata yang mampu mengobati kebutaan mata saya,” harap Mawardi.(mir)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
185244 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas