Selasa, 9 Juni 2026

Tafakur

Menolak Tanggungjawab

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka

Tayang:
Editor: bakri
Oleh Jarjani Usman

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat lalim dan amat bodoh” (QS. Al Ahzab: 72).

Berlomba-lomba manusia mencalonkan diri untuk menjadi pengemban berbagai macam amanah.  Ada yang mencalonkan diri sebagai wakil rakyat, pemimpin, penegak hukum, pengawas, dan sebagainya. Siang malam bekerja pontang-panting untuk meraih harapan tersebut.  Namun, ketika amanah diberikan dan ditambah dengan sumpah dengan menyebut nama Allah, tak sedikit di antaranya disia-siakan. Bahkan, ada yang melarikan diri hingga tak terdengar lagi kabar keberadaannya bagai ditelan bumi, untuk menghindari tanggungjawab terhadap amanah.  Kenyataan ini menunjukkan bagaikan merasa tak berdosa, sebahagian  manusia berkhianat.

Meskipun demikian, yang namanya tanggungjawab tak serta-merta remuk atau musnah seiring dengan kehilangan pelakunya.  Tanggungjawab tetap hidup, meskipun pelakunya telah mengalami kematian.  Permintaan untuk bertanggungjawab akan terus mengejar pelakunya, hingga ke hari di mana tiada tempat untuk melarikan diri.  Dengan demikian, lari dari tanggungjawab sama artinya dengan membawa lari tanggungjawab untuk diselesaikan di akhirat kelak.  Kelak, setiap anggota tubuh akan pasti memberikan kesaksian dengan seadil-adilnya.

Setiap dosa, walaupun sekecil zarrah atau atom, pasti akan dinampakkan dan diminta pertanggungjawaban.  Itu janji Allah.  Apalagi dosa yang berlapis-lapis akibat mengkhianati amanah.  Sungguh mengerikan, bila dibayangkan.  Ada lapisan dosa karena ada hamba-hamba Allah yang teraniaya dan tak terpedulikan keadaannya, akibat amanah disia-siakan.  Ada juga dosa yang timbul karena ketidak-adilan, akibat amanah untuk menegakkan keadilan ditinggal merana. Dan berbagai dosa lain, yang mengalir deras dari perbuatan khianat terhadap amanah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved