Segera Tanggulangi Abrasi Pasie Kuala Ba'u
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Deni Irmansyah ST meminta Pemerintah Aceh melalui dinas
“Persoalan abrasi di kawasan pantai Kuala Ba’u sudah sangat mengancam pemukiman penduduk dan salah satu pondok pesantren di wilayah dimaksud. Oleh karenanya kami dari kalangan dewan meminta Pemerintah Aceh bisa segera menanggulangi persoalan ini dengan cara membangun tanggul pemecah ombak,” papar Deni Irmansyah ST, kepada Serambi usai turun ke lokasi, Minggu (28/4) sore.
Dikatakannya, pasang purnama yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini telah menghantam sebagian pemukiman penduduk di Desa Pasie Kuala Ba’u. Bahkan sampai kemarin gelombang pasang purnama dengan ketinggian 10 – 30 cm dikabarkan menerobos rumah penduduk dan salah satu pondok pesantren di kawasan dimaksud.
“Sudah dua hari air laut masuk dan merendam rumah penduduk, cuma puncaknya tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB,” lapor Deni Irmanyah.
Dikatakannya, selain rumah penduduk, gelombang pasang purnama itu juga ikut menerobos kompleks Pondok Pesantren Nahrusa’adah. Abrasi laut semacam ini, tambahnya, sudah terjadi sejak 2011 lalu dan hingga saat ini belum ada penanganan serius dari pemerintah, baik daerah maupun pusat.
Deni menyebutkan, rumah yang terendam air pasang laut berjumlah 21 KK dengan 17 unit dan sekitar 83 jiwa saat ini terpaksa diungsikan. “Kami berharap musibah ini segera ditangani secepatnya oleh Pemkab. Dan kami juga berharap kepada Pemerintah Aceh dan Pusat untuk segera membangun tanggul pengaman pantai dalam rangka mengantisipasi meluasnya pasang air laut ke rumah-rumah warga dan tempat ibadah,” paparnya legislator Partai Rakyat Aceh (PRA) ini.(tz)
Disosnakertrans Salurkan Bantuan
KEPALA Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Aceh Selatan, Drs Yahya Azmar MM, yang dikonfirmasi Serambi terpisah mengaku Minggu (28/4) pagi pihaknya sudah mengantarkan bantuan massa panik untuk korban abrasi Pasie Kuala Ba’u tersebut. “Sesuai tugas kami, tadi pagi kami sudah mengantarkan bantuan ke gampong tersebut,” ujarnya.
Yahya Azmar juga mengaku kondisi abrasi di kawasan Pantai Pasie Kuala Ba’u itu sudah sangat mencemaskan, oleh karenanya dia juga sangat mendukung supaya penanganan abrasi Pasie Kuala Ba’u bisa diprioritaskan.
“Memang sudah cukup memprihatinkan. cuma saya tidak bisa berbuat banyak karena Tupoksi saya penanganan di bidang sosial,” jelas Yahya Azmar sembari mengisyaratkan bahwa abrasi di kawasan tersebut sudah sangat mencemaskan dan mengancam pemukiman penduduk.(tz)