Selasa, 9 Juni 2026

Droe Keu Droe

Pengalaman Mengurus PKB di Samsat Sigli

PENGALAMAN pribadi saya pada Selasa, 24/4/2013, di Kantor Samsat Sigli, Kabupaten Pidie, ketika membayar pajak kendaraan bermotor

Tayang:
Editor: bakri
PENGALAMAN pribadi saya pada Selasa, 24/4/2013, di Kantor Samsat Sigli, Kabupaten Pidie, ketika membayar pajak kendaraan bermotor. Tepat pukul 10.15 WIB saya mendaftar di loket 1 (satu) yaitu loket pendaftaran dengan menyerahkan potokopi STNK dan KTP sebagai syarat administrasi pada petugas loket.

Seorang petugas loket bernisial MA yang juga anggota polisi dari Polres Pidie menyebutkan jumlah yang harus bayar sebesar Rp 210.000, padahal tahun sebelumnya saya hanya membayar sebesar Rp 189.000. Mendengar nominal yang berbeda saya pun bertanya kepada petugas atas rincian nominal wajib pajak yang harus saya bayar.

Namun, bukan penjelasan yang saya terima dari sang petugas, malah ocehan dan sikap kejengkelan yang dia tampakkan. Bahkan dia juga mengembalikan berkas administrasi saya dengan alasan berbeda antara nama KTP dengan nama yang tertera pada STNK. Padahal, saya lihat berkas yang lain tadi juga tidak sama antara nama KTP dan STNK-nya.

Saya pun kemudian menghubungi kakak saya (nama yang tertera pada STNK) untuk meminta fotocopy KTP-nya. Selang beberapa lama, tepatnya pukul 11.35 saya kembali mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor di loket 5 (lima), yang tak lain merupakan loket kasir.

Mengikuti seperti masyarakat lainnya, saya pun menyerahkan berkas pendaftaran di loket juga walaupun saya tahu ini ada keanehan.

Tak lama berselang sang petugas berseragam dinas PNS pun menyebutkan nominal yang harus saya bayar yaitu sebesar Rp 220.000 tanpa merincikannya. Padahal, saat saya bayar tahun lalu tidak sampai sebesar itu.

Melihat kondisi yang saya rasa tidak akan berpihak pada saya, saya pun akhirnya mengeluarkan uang sebesar Rp 220.000, seperti yang disebutkan petugas. Namun, yang tertera di STNK saya rinciannya Rp 144.000 untuk PKB, dan Rp 35.000 untuk Jasa Asuransi. Ini berarti ada kelebihan bayar sebesar Rp 41.000. Kemana uang ini? Apakah pengalaman saya ini juga terjadi pada semua masyarakat Pidie. Wallahu ‘alam bissawab.

Muhajir
Sigli, Pidie.
Email: ajier.campees@gmail.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved