Rabu, 10 Juni 2026

DPRA: Tuntaskan Kasus Eks Pekarya Pertamina

Anggota DPR Aceh Tgk Makhyaruddin Yusuf mendesak PT Pertamina EP Rantau, Aceh Tamiang, untuk menyelesaikan persoalan

Tayang:
Editor: bakri
BANDA ACEH - Anggota DPR Aceh Tgk Makhyaruddin Yusuf mendesak PT Pertamina EP Rantau, Aceh Tamiang, untuk menyelesaikan persoalan sejumlah eks perkarya di perusahaan milik negara itu.

Hal tersebut disampaikan Makhyaruddin Yusuf menanggapi aksi demonstrasi puluhan bekas (eks) pekarya PT Pertamina EP Rantau, Aceh Tamiang, yang sekarang nasibnya terkatung-katung karena tidak lagi dipekerjakan oleh Petamina Rantau.

“Kami baru mendengar dari koordinator aksi bahwa ada 249 orang mantan pekarya Petamina Rantau sekarang nasibnya tidak jelas, ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, harus segera dicari jalan keluarnya,” ujar Makhyaruddin.

Menurut anggota DPRA dari daerah pemilihan Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur tersebut secara manusiawi Pertamina harus memperhatikan nasib mereka, apalagi jumlahnya sampai ratusan orang, supaya tidak menjadi masalah sosial di kemudian hari.

“Dalam hal ini Pertamina, Pemkab Tamiang, dan Pemerintah Aceh bisa mencarikan solusi terbaik untuk putra daerah yang kini tidak bekerja lagi di perusahaan itu,” tambahnya.

Makhyaruddin menyebutkan pihaknya menghargai demonstrasi mantan pekarya Pertamina tersebut di Banda Aceh bertepatan dengan hari buruh (May Day) 1 Mei 2013, dimana puluhan pendemo merupakan representasi dari 249 orang mantan pekarya Pertamina yang sekarang tidak dipekerjakan lagi.

“Menurut informasi dari para demonstran negosiasi nasib mantan pekarya Pertamina dengan berbagai pihak sudah dilakukan namun belum membuahkan hasil. Sebagian dari mereka ada yang sudah menerima pesangon 10 juta rupiah per orang, tapi banyak yang menolak,” tambah politisi PKS dari Komisi E DPRA ini. Ia juga mengusulkan supaya masalah tersebut sebaiknya tidak diselesaikan secara hukum, tetapi diselesaikan secara kekeluargaan.(sar)

Gubernur Harus Bertindak
SEMENTARA itu Ketua DPC Federasi Pertambangan dan Energi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Aceh Tamiang, Muhammad Zein, kepada Serambi secara terpisah kemarin mengatakan pihaknya meminta ketegasan Gubernur dr Zaini Abdullah untuk menuntaskan masalah tersebut.

“Gubernur harus bersikap tegas kepada Pertamina. Kami ingin Pertamina mengangkat kembali 363 buruh EP Rantau menjadi karyawan tetap Pertamina,” ujarnya di Banda Aceh, Rabu (1/5). Menurutnya pengangkatan pekarya di Pertamina tersebut sesuai dengan komitmen Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandandar saat berbicara di depan Komisi IX DPR RI beberapa waktu lalu.

“Tapi sampai saat ini tidak ada realisasi sama sekali,” ujarnya. Muhammad Zein mengakui di antara 363 pekarya sebagianya sudah tak lagi bekerja karena tidak sepakat dengan tawaran pihak Pertamina.

Dia juga meminta empat eks pekarya Pertamina setempat yang ditangkap sebulan lalu agar dilepas. Ketiga rekan mereka itu, Amir, Ramli, Wahyu dan Ismed Rizal karena dituduh merusak mobil Pertamina pada demo beberapa waktu lalu.(sar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved