Rabu, 10 Juni 2026

Saya Besar dalam Keluarga Pamong

RITASARI Pujiastuti, merupakan wanita pertama yang menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasatpol PP dan WH)

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Saya Besar dalam Keluarga Pamong
Ritasari Pujiastuti
RITASARI Pujiastuti, merupakan wanita pertama yang menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasatpol PP dan WH) di Kota Banda Aceh. Gentarkah ia dalam melaksanakan tugas yang selalu berkutat dengan penertiban? Dan bagaimana ia akan menghadapi sekaligus melayani masyarakat? Berikut hasil wawancara Serambi saat ditemui di kantornya, dua hari lalu.

Wanita kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah, 7 April 1976 ini, dilantik oleh Wali Kota Banda Aceh Ir Mawardy Nurdin MEngSc sebagai Kasatpol PP dan WH, Senin 29 April 2013. Meski sempat tak disetujui oleh suaminya untuk menjabat Kasatpol PP, tapi kemudian justru siap mendukungnya.

Ada beberapa alasan yang membuat suaminya sempat khawatir jika ia menjabat Kasatpol PP dan WH. Pertama, karena dirinya wanita dan kondisi dua anaknya yang masih kecil, serta pekerjaan suaminya, Farhan AP, yang saat ini menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh Besar.

Adalah kata ‘amanah’ yang membuat Ritasari siap menerima jabatan tersebut. “Bagi saya sebagai Pamong, jabatan itu adalah amanah, bukan pilihan. Jadi saya harus siap dan ikhlas melaksanakan tugas apapun. Saya juga lahir dan besar dalam keluarga Pamong,” tutur ibu dua anak ini kepada Serambi, Selasa (30/4).

Pamong yang dimaksudkan Rita adalah abdi negara yang bertugas melayani rakyat. Keinginannya untuk berkiprah sebagai Pamong ia dapat dari ayahnya. Keikhlasan ayahnya dalam melayani masyarakat, membangkitkan semangatnya sampai ia pun memutuskan melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Pendidikan Dalam Negeri (STPDN) di Bandung.

Tak hanya Rita, dua saudara kandungnya pun menempuh pendidikan di sekolah yang sama, dan kini bertugas di Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Kabupateng Temanggung. Keberadaan saudaranya juga bertugas di pemerintahan, ia manfaatkan untuk saling tukar menukar informasi terkait pelayanan dan masalah-masalah pemerintahan lainnya.

Ritasari menyadari bahwa tugas yang diembannya tidak biasa. Namun, ia tetap yakin mampu menjalankan tugasnya, dengan cara konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai pihak. Ia akan menjalin komunikasi dengan baik dengan berbagai elemen, jika terjadi benturan atau permasalahan di lapangan.

“Jika ada masyarakat yang marah-marah, ngamuk-ngamuk, dan demo, ya nggak apa-apa. Setelah itu baru kita jelaskan, bahwa itu merupakan bagian dari tugas kami. Namun, kami berharap dukungan masyarakat, karena penertiban yang dilakukan manfaatnya untuk masyarakat juga,” tutup Rita.(hs)

Data diri
- Nama: Ritasari Pujiastuti
- TTL: Karanganyar, 7 April 1976
- Suami: Farhan AP
- Anak: - Raja Farisaputra - Ramadhani Sultan Farisaputra
Pendidikan terkahir: STPDN Bandung 1998

Riwayat pekerjaan
- Kasubsi Lingkungan Hidup Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobokan Jawa Tengah
- Kasi Umum Kelurahan Punge Blangcut Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh)
- Kasi Pemerintahan Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh
- Kasi Pemerintahan Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh
- Sekretaris Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh
- Camat Jaya Baru, Banda Aceh
- Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved