Selasa, 9 Juni 2026

15 Mei, Pemkab Harus Bayar Rp 1,64 M

Pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akhirnya menyambung kembali suplai arus listrik ke seluruh water trade plane (WTP)

Tayang:
Editor: bakri
* PLN Sambung Kembali Listrik ke PDAM

LHOKSUKON - Pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akhirnya menyambung kembali suplai arus listrik ke seluruh water trade plane (WTP) milik PDAM Tirta Mon Pase, Aceh Utara. Suplai air bersih ke ribuan pelanggan PDAM yang terhenti sejak tanggal 3 Mei lalu, mulai tadi malam telah normal kembali.

Informasi diperoleh Serambi Selasa (7/5), kebijakan penyambungan kembali arus listrik ke WTP PDAM Tirta Mon Pasi ini, diambil menyusul tercapainya kesepakatan bersama antara PLN, PDAM, unsur Pemkab, dan anggota DPRK Aceh Utara, dalam rapat di Setdakab setempat, Senin (6/5) sore.

Salah satu poin yang disepakati adalah, Pemkab Aceh Utara harus membayar tunggakan rekening listrik PDAM Tirta Mon Pase paling lambat 15 Mei 2013 ini. Adapun total tunggakan rekening listrik PDAM yang harus dibayar sejak Januari- April 2013 mencapai Rp 1,64 miliar.

Sebelumnya, PLN telah memutuskan sambungan listrik ke seluruh WTP milik PDAM di kabupaten itu. Akibatnya suplai air untuk pelanggan terhenti total sejak 3 Mei 2013. “Komitmen kita dalam rapat tadi (Senin sore-red), kita secepatnya membayar tunggakan rekening listrik itu. Setelah dibayar, PLN harus segera menyambung listrik ke WTP PDAM, sehingga suplai air ke pelanggan lancar,” sebut Sekda Aceh Utara, Syahbuddin Usman kepada Serambi, kemarin.

Disebutkan, sumber dana untuk membayar tunggakan rekening listrik itu akan diusulkan mendahului APBK-P Aceh Utara 2013. “Dalam waktu dekat kita akan minta persetujuan DPRK terkait dana itu,” terang Sekda.

Sementara, Ketua Komisi C, DPRK Aceh Utara, Azhari Cage menyebutkan pihaknya akan mengkaji dulu usulan dana untuk membayar tunggakan rekening listrik PDAM tersebut. “Kita minta juga agar PDAM melaporkan biaya operasionalnya sejak Januari-April 2013. Kita ingin tahu, biaya operasional PDAM sebenarnya berapa. Kenapa sampai uang listrik pun harus ditanggulangi Pemkab lagi,” pungkas Azhari Cage.(c46/bah)

Berharap Komitmen
BENAR, beberapa jam setelah adanya pertemuan, kami langsung kembali sambungkan listrik ke PDAM. Ini kami lakukan karena ada kesepakatan dalam pertemuan tersebut, juga adanya selembar surat dari Bupati Aceh Utara yang isinya, tunggakan listrik Januari-April akan dibayar paling lambat 15 Mei ini. Jadi kita harap Pemkab bisa komitmen atas kesepakatan ini.
* Kamaddin, Manajer PLN Rayon Lhokseumawe.(bah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved