A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Walhi: DAS di Aceh Rusak Parah - Serambi Indonesia
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Serambi Indonesia

Walhi: DAS di Aceh Rusak Parah

Rabu, 8 Mei 2013 15:16 WIB
BANDA ACEH - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan hidup (Walhi) Aceh Teuku Muhammad Zulfikar mengatakan saat ini hampir seluruh wilayah daerah aliran sungai (DAS) di Aceh telah mengalami kerusakan parah sehingga memicu terjadinya banjir di sejumlah daerah.

“Salah satu penyebab terjadinya banjir adalah tidak konsistennya upaya konservasi hutan dan DAS yang dilakukan baik oleh masyarakat itu sendiri terlebih oleh Pemerintah Daerah,” tegas Zulfikar kepada Serambi di Banda Aceh, Selasa (7/5).

Menurutnya berbagai bencana yang terjadi akhir-akhir ini secara beruntun di Aceh diakibatkan penggunaan tata ruang yang tidak mengindahkan kemampuan dan daya dukung lingkungan, sehingga  menyebabkan akumulasi kerusakan yang terjadi terus menerus dan menyebabkan terjadinya bencana.

“Untuk itu seharusnya penyusunan RTRW Aceh penting untuk melakukan pendekatan pada pengelolaan ekosistem, daerah aliran sungai dan bencana. Sehingga sebagai satu kesatuan ekosistem, managemen terpadu pengelolaan DAS dengan bertumpu pada bencana sebagai aspek penyusun tata ruang dapat diterapkan,” tegasnya.

Dia sebutkan kerusahan para DAS di Aceh antara lain diakibatkan masih maraknya berbagai perambahan hutan dan penebangan kayu ilegal. Termasuk konversi lahan baik untuk kepentingan perkebunan skala besar maupun pertambangan, baik skala kecil maupu besar yang sangat ekstraktif.(sar)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
188724 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas