Jalan Blangkejeren-Takengon Rawan Longsor
Hampir setiap pengguna jalan yang melewati jalan tersebut mengeluhkan material longsor yang tidak dibersihkan oleh pihak berwenang.
Hampir setiap pengguna jalan yang melewati jalan tersebut mengeluhkan material longsor yang tidak dibersihkan oleh pihak berwenang. Tidak adanya penanganan terhadap badan jalan yang amblas, juga dapat mengancam para pengguna jalan. Karena itu, warga diminta waspada.
Pantauan Serambi, di kawasan Desa Owak, Kecamatan Lingge, Aceh Tengah, badan jalan yang amblas serta berlumpur mencapai ratusan meter. Sehingga sangat sulit dilintasi kendaraan. Selain itu, di Pantan Cuaca, material longsor terlihat masih menumpuk di atas badan jalan. Begitu juga di kawasan Rikit Gaib. Bahkan para pengguna jalan yang melintas terpaksa ekstra hati-hati, untuk menghindari kecelakaan.
“Badan jalan yang amblas maupun longsor ini sudah terjadi sejak beberapa minggu lalu. Tapi hingga sekarang material longsor belum juga dibersihkan dari badan jalan. Pemerintah dan pihak terkait harusnya tanggap dengan kondisi ini, agar tidak sampai terjadi kecelakaan,” kata Ridwan seorang sopir kendaraan roda empat, kepada Serambi, Jumat (10/5), di lokasi Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues.
Sopir itu mengaku, dua lokasi yang paling rawan kecelakaan dan sulit dilintasi, karena longsor terjadi di tanjakan Pantan Cuaca, dan Desa Owak.
Selain itu, beberapa lokasi longsor belum dibersihkan. “Kami khawatir,jika tak segera ditangani, jalan akan terancam putus total,” tambahnya, dibenarkan pengguna kendaraan lainnya.
Hal serupa juga diutarakan Abuadin, warga Rikit Gaib. Dia mengatakan, lintasan tersebut merupakan satu-satunya jalur alternatif yang menghubungkan Blangkejeren-Takengon. Untuk itu, warga du kabupaten itu sangat berharap dinas terkait segera melakukan perbaikan ruas jalan yang amblas, dan membersihkan material longsor sebelum mengakibatkan terjadinya kecelakaan.(c40)
lokasi rawan
longsor
* Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues
* Pantan Cuaca, Gayo Lues
* Desa Owak, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.