L300 Terjun ke Jurang, Dua Penumpang Tewas
Warga bersama tim SAR melakukan upaya pencarian korban yang hilang. dua dari tujuh penumpang ditemukan tewas. s
Tayang:
Editor:
Faisal Zamzami
Laporan : Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Satu unit mobil penumpang L300 milik armada Himpak terjun ke jurang sedalam 30 meter bersama tujuh penumpang dan sopir, Sabtu (11/5/2013) di Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.
Informasi yang dihimpun serambinews.com menuturkan, mobil penumpang yang melaju dari Medan Sumatera Utara tujuan Kota Subulussalam itu terjun ke jurang pada pagi Sabtu namun baru diketahui sekitar pukul 11.00 WIB.
Warga bersama tim SAR melakukan upaya pencarian korban yang hilang termasuk armadanya. Hingga pukul 17.00 WIB, dua dari tujuh penumpang ditemukan tewas sedangkan lima penumpang lainnya masih hilang. Warga dan Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan korban di Sungai Lae Kombih, sementara lima lagi hilang masih dalam pencarian tim SAR setempat.
Menurut sumber, sekitar pukul 16:30 WIB seorang manyat wanita hanyut ditemukan oleh warga yang sedang memancing ikan di sungai Lae Kombih. Beselang setengah jam kemudian Basarnas kembali menemukan satu manyat perempuan namun kedua manyat yang ditemukan setengah telanjang itu tidak diketahui identidasnya.
Hingga pukul 19.00 WIB, ratusan warga dan sejumlah aparat kepolisian setempat bersiaga di jembatan sungai Lae Kombih, Desa Dasan Raja menunggu bilamana ada mayat yang hanyut. Beberapa unit ambulan juga disiapkan disana. Turut melakukan pencarian relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Subulussalam (**)
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Satu unit mobil penumpang L300 milik armada Himpak terjun ke jurang sedalam 30 meter bersama tujuh penumpang dan sopir, Sabtu (11/5/2013) di Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.
Informasi yang dihimpun serambinews.com menuturkan, mobil penumpang yang melaju dari Medan Sumatera Utara tujuan Kota Subulussalam itu terjun ke jurang pada pagi Sabtu namun baru diketahui sekitar pukul 11.00 WIB.
Warga bersama tim SAR melakukan upaya pencarian korban yang hilang termasuk armadanya. Hingga pukul 17.00 WIB, dua dari tujuh penumpang ditemukan tewas sedangkan lima penumpang lainnya masih hilang. Warga dan Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan korban di Sungai Lae Kombih, sementara lima lagi hilang masih dalam pencarian tim SAR setempat.
Menurut sumber, sekitar pukul 16:30 WIB seorang manyat wanita hanyut ditemukan oleh warga yang sedang memancing ikan di sungai Lae Kombih. Beselang setengah jam kemudian Basarnas kembali menemukan satu manyat perempuan namun kedua manyat yang ditemukan setengah telanjang itu tidak diketahui identidasnya.
Hingga pukul 19.00 WIB, ratusan warga dan sejumlah aparat kepolisian setempat bersiaga di jembatan sungai Lae Kombih, Desa Dasan Raja menunggu bilamana ada mayat yang hanyut. Beberapa unit ambulan juga disiapkan disana. Turut melakukan pencarian relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Subulussalam (**)