A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Harga Gas 3 Kg Tinggi, Sekda Pidie Panggil Distributor - Serambi Indonesia
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Serambi Indonesia

Harga Gas 3 Kg Tinggi, Sekda Pidie Panggil Distributor

Minggu, 12 Mei 2013 10:07 WIB
* Izin Usaha Akan Dicabut

SIGLI - Sejak sebulan terakhir harga gas 3 Kg di Pidie mencapai Rp 28.000/Kg. Padahal pemerintah tetal menetapkan Harga Enceran Tertinggi (HET) Rp 15.000/Kg. “Memang kita telah menerima laporan dari masyarakat tentang harga gas 3 Kg yang melonjak dan melebi HET yang ditetapkan pemerintah. Hari ini kami telah memanggil lima distributor gas di Pidie,”kata Sekdakap Pidie, H Said Mulyadi SE MSi, kepada Serambi Sabtu (12/5).

Pantauan Serambi kemarin di empat pasar tradisional di Padang Tiji, Laweung, Sakti dan Simpang Tiga. Harga gas 3 Kg yang dijual pedagang pengecer beragam dan tidak sesuai dengan HET. Seperti di Padang Tiji harga gas tersebut dijual Rp 20.000 hinggal Rp 23.000/tabung. Sementara di Laweung ibukota Kecamatan Muara Tiga, harga gas 3 Kg dijual Rp 25.000 hingga 22.000/tabung. “Dua minggu lalu saya pernah membeli Rp 30.000/tabung di kios pengecer,” kata Ny Lisnawati (27) seorang ibu rumah tangga kepada Serambi, Sabtu (11/5).  

Kata Said, alasan Pemkab memanggil lima distributor gas tersebut, untuk mendengar penjelasan mereka penyebab tingginya harga gas 3 Kg dibeli masyarakat. Jika adanya permainan harga antara distributor dengan pengecer, maka Pemkab akan mencabut izin dari distributor. Kelima distributor yang dipanggil itu, kata mantan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pidie, semua hadir. Yakni, PT Indung Tulot Energi, CV Muhammad Noernikmad, PT Kuala Tari Indah, PT Raseuki Berkat Na Minyeuk Tanoh dan PT Petro Maar Global. “Belum adanya hasil pertemuan dengan distributor tersebut. Jika ada hasil nanti kita umumkan ke publik, tentang harga gas 3 Kg dijual tinggi,” katanya.

Jika bukan distributor yang menjual harga gas tidak sesuai HET, kata mantan Kabag Umum Setdakab Pidie, Pemkab tidak bisa mengambil tindakan seperti mencabut surat izin. “Kita mengintruksikan kepada distributor untuk mengurangi memberikan jatah gas tersebut kepada pengecer. Kepada Disperindagkop Pidie, harus memantau pedagang yang menjual gas 3 Kg tidak sesuai HET,” katanya.(naz)

Ditetapkan Qanun Pidie    

Asisten II Bidang Kesejahteraan Rakyat Setdakap, Pidie, Drs Syukri Yusuf MSi kepada wartawan, Sabtu (11/5) mengatakan, saat ini harga gas 3 Kg masih mengacu HET yang ditetapkan Gubernur Aceh, Rp 15.000/tabung. “Kita rencana akan menetapkan HET gas 3 Kg dengan qanun Pidie. Dalam waktu dekat ini akan duduk dengan Pak Bupati membicarakan masalah qanun tersebut,” katanya.

Kata Syukri, qanun yang mengatur tentang HET sangat diperlukan, agar masyarakat tidak menjual gas 3 Kg dengan harga sesukan hati pedagang. Buktinya, selama ini pengecer menjual gas dengan harga tinggi dan jauh melampaui HET.(naz)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
190664 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas