Advertorial
Keterampilan Menulis
Apakah Anda suka menulis? Anda yang membaca tulisan ini tentu memberikan jawaban yang beragam mulai dari yang suka menulis, tidak
Apakah Anda suka menulis? Anda yang membaca tulisan ini tentu memberikan jawaban yang beragam mulai dari yang suka menulis, tidak suka atau kurang suka menulis dan mungkin ada juga yang suka menulis tetapi merasa tidak mampu menulis. Sebagian orang menganggap menulis itu sulit disebabkan berbagai hal seperti kesulitan mendapatkan ide, sulit untuk merangkai kata dan bisa juga karena terbatasnya waktu yang dimiliki sehingga tidak memiliki kesempatan yang cukup untuk menulis.
Menulis sebenarnya bukan merupakan kebiasaan yang sulit dilakukan karena setiap orang dapat menguasai keterampilan menulis asalkan membiasakan diri, menyediakan waktu untuk menulis dan terus melatih kemampuan menulis. Semakin sering kita melatih diri untuk menulis akan memudahkan kita merangkai huruf menjadi kata-kata yang kemudian menjadi susunan kalimat yang komunikatif sehingga enak dibaca dan mudah dimengerti oleh pembaca dari berbagai kalangan.
Menulis juga erat hubungannya dengan kemampuan berpikir seseorang karena selama proses menulis berlangsung seorang penulis harus mengolah ide yang ada di dalam pikirannya ke dalam bentuk tulisan dengan melibatkan kemampuan berpikirnya. Oleh karena itu, semakin sering kita menulis berarti ikut melatih otak kita untuk dapat berpikir lebih baik yang tentunya berpengaruh terhadap kecerdasan kita.
Menulis merupakan salah satu kebiasaan positif yang dapat kita terapkan dalam kehidupan ini. Melalui menulis kita dapat menuangkan ide-ide yang kita dapat dari berbagai peristiwa yang kita alami ataupun dialami orang lain. Selain itu, menulis juga dapat kita jadikan sebagai sarana relaksasi yang dapat mengendorkan kembali urat-urat saraf kita yang akan berpengaruh terhadap kesehatan kita. Sehubungan dengan itu, berdasarkan informasi yang saya kutip dari suatu situs di internet mengenai penelitian yang dilakukan oleh ahli di bidang psikologi yaitu James Pennebaker, Ph.D. dan Janet Seager, Ph. D. dalam jurnal Clinical Psychology yang mengungkapkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan menulis umumnya berada dalam kondisi mental yang lebih sehat daripada mereka yang tidak memiliki kebiasaan menulis.
Melalui kebiasaan menulis kita dapat menganalisis suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang yang berbeda, menjauhkan diri dari emosi negatif yang membuat kita dapat menjalani hidup dengan lebih baik dan tentunya juga berpengaruh positif terhadap kesehatan, baik kesehatan fisik maupun mental. Menulis selain sebagai sarana relaksasi bagi otak kita untuk menghilangkan semua kejenuhan yang kita rasakan, menulis juga dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan. Apalagi saat ini kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan semakin sulit diperoleh yang kadang membuat sebagian sarjana lulusan perguruan tinggi kebingungan karena tidak tahu yang harus dilakukan untuk dapat menerapkan ilmu yang sudah didapatkan setelah bertahun-tahun menuntut ilmu. Di tengah situasi seperti ini, menulis dapat dijadikan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kesulitan keuangan atau sekadar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kita dapat menulis dalam berbagai bentuk tulisan mulai dari tulisan populer, tulisan ilmiah sampai dengan tulisan dalam bentuk karya sastra yang berupa puisi, cerpen, drama, dan novel. Tulisan yang kita tulis dapat kita sesuaikan dengan bakat dan minat kita masing-masing. Selain itu, menulis juga dapat kita jadikan sebagai sarana mengembangkan bidang keilmuan yang kita miliki. .
Kita dapat mengirimkan tulisan kita ke berbagai media yang kini semakin banyak keberadaannya. Apalagi sekarang ini tersedia berbagai fasilitas teknologi yang memudahkan kita mengirimkan tulisan secara cepat seperti melalui pos elektronik (pos el). Apabila tulisan kita layak untuk dimuat, maka kita berhak untuk mendapatkan honor yang banyaknya disesuaikan dengan media tempat kita mengirimkan tulisan kita. Ketika tulisan kita belum layak untuk dimuat, berarti kita harus belajar dan berlatih lagi. Meskipun tulisan belum layak muat, setidak-tidaknya tulisan kita dapat dibaca oleh keluarga sendiri atau teman. Kita juga dapat meminta berbagai masukan dari mereka untuk menghasilkan tulisan yang lebih baik lagi.
Kebiasaan menulis dapat dijadikan kebiasaan dalam kehidupan siapa pun tanpa dibatasi oleh tingkat pendidikan, usia maupun tingkatan ekonomi. Menulis juga dapat dilakukan kapan dan dimana saja. Oleh karena itu, mari kita menjadikan menulis sebagai salah satu kebiasaan yang menyenangkan dalam kehidupan kita.