Longsor Timbun Mobil dan Semua Penumpangnya
Mobil double cabin Mitsubishi Strada seri Triton dengan tujuh penumpang di dalamnya terseret longsoran tebing bukit ketika melintas
Menurut informasi yang dihimpun Serambi, mobil tersebut sempat tertimbun longsor dan selanjutnya terseret ke jurang sedalam lebih kurang 20 meter. Untungnya, semua penumpang selamat meski mengalami luka-luka.
Musibah itu terjadi ketika mobil sedang dalam perjalanan dari Nagan Raya ke Takengon. Masyarakat sekitar yang mengetahui terjadi musibah, secepatnya memberikan pertolongan dengan mengevakuasi semua korban ke puskesmas terdekat. Namun karena luka yang dialami korban tergolong parah, akhirnya semuanya dilarikan ke Takengon.
Warga Beutong Ateuh Banggalang menceritakan, kecelakaan itu terjadi ketika mobil double cabin sedang melaju dari Jeuram ke Takengon dalam cuaca hujan lebat. Setiba di lokasi kejadian, mobil tersebut berhenti untuk membersihkan badan jalan dari material longsor. Saat mobil berhenti dan sebagian penumpangnya turun, tiba-tiba badan jalan amblas sehingga ikut menyeret mobil tersebut ke jurang.
Keuchik Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Safrudin yang menghubungi Serambi melalui ponselnya mengatakan, kecelakaan terjadi ketika warga sedang beristirahat. “Ketika mendapat kabar ada kecelakaan, kami langsung bergerak memberikan bantuan,” kata Safrudin.
Kapolres Nagan Raya, AKBP Gunawan Eko Susilo SIK yang dikonfirmasi Serambi membenarkan terjadinya kecelakaan sebuah mobil double cabin bermuatan tujuh orang di kawasan Desa Pinto Angen, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. “Enam orang luka ringan dan satu orang luka berat,” kata Kapolres Nagan Raya. Hingga Sabtu sore kemarin, mobil belum berhasil diangkat karena terkendala alat berat.
Pihak kepolisian belum mendapatkan identitas ketujuh korban karena beberapa saat setelah emndapat pertolongan langsung dibawa ke Takengon untuk perawatan medis lebih lanjut.(edi)