Mahasiswa Dukung Penutupan Sementara PT PSU
Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) Banda Aceh mendukung rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK)
“Mengamati apa yang sedang terjadi di Aceh Selatan, terkait soal pertambangan bijih besi, kami dari mahasiswa Aceh Selatan menyatakan mendukung sikap DPRK Aceh Selatan untuk menutup sementara perusahaan PT PSU dan KSU di Kabupaten Aceh Selatan itu,” kata Ketua Umum HAMAS, Muhammad Basir melalui Serambi, Jumat (10/5) sore.
Menurutnya, sejak kehadiran PT PSU di Aceh Selatan cukup banyak permasalahan yang terjadi. Mulai dari pembakaran beko, konflik sosial antarmasyarakat di lokasi sekitar pertambangan, dan kerusakan jalan menuju Menggamat, Kluet Tengah dan Kluet Utara. “Jalan itu baru sekitar 4 tahun (tahun 2008) diperbaiki, dan ditambah lagi kerusakan lingkungan yang kian memprihatinkan,” paparnya.
“Belum lagi soal janji-janji pihak perusahaan kepada masyarakat sekitar yang tidak dipenuhi sama sekali. Kasus lain yang dapat dilihat adalah tercemarnya sungai Krueng Kluet oleh penambangan di Menggamat. Sungai yang mengalir sepanjang daerah Kluet secara umum itu adalah sumber energi bagi masyarakat sepanjang DAS Kluet,” ungkapnya.(tz)