Laut Aceh Besar Telan 3 Korban
Belum usai pencarian personel Hubdam IM, Serda Bambang Irawan (24) yang tenggelam di kawasan Kuala Cut, Kecamatan
BANDA ACEH - Belum usai pencarian personel Hubdam IM, Serda Bambang Irawan (24) yang tenggelam di kawasan Kuala Cut, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Kamis (9/5), sore kemarin tiga warga juga tenggelam di laut. Seorang di antaranya, Zulkarnain (21), ia tenggelam di Pantai Lampuuk sekitar 3 kilometer dari lokasi tenggelamnya Bambang. Hingga malam tadi, petugas belum menemukan Zulkarnain.
Pada waktu hampir bersamaan sekitar pukul 15.30 WIB kemarin, dua warga lagi juga dilaporkan tenggelam saat mandi di Pantai Pasir Putih Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar. Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Ibrahim yang kebetulan berada di Pasir Putih menyebutkan kedua identitas korban adalah Masykur (23), warga asal Sabang dan Aiyub (28), warga Pidie.
“Sesaat setelah informasi ini menyebar, TNI/Polri, Tim SAR dan masyarakat langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 16.30 WIB, seorang korban Masykur ditemukan sudah meninggal kira-kira 30 meter dari pinggir pantai atau tak jauh dari lokasi keduanya terseret. Sedangkan Aiyub masih dicari,” kata Ibrahim menjawab Serambi, kemarin.
Dihubungi malam tadi, Kapolres Aceh Besar melalui Kapolsek Mesjid Raya, Ipda Edward M Nur menceritakan kronologis kejadian itu, menurutnya sekitar pukul 15.00 WIB, Masykur, Aiyub dan dua rekannya yang datang dari Banda Aceh mandi bersama sekitar 30-40 meter dari pinggir pantai.
“Tiba-tiba Masykur terseret ombak sehingga Aiyub berusaha menolong, kemudian keduanya menghilang. Hal ini sesuai keterangan kedua rekannya yang selamat. Mereka berempat sama-sama pekerja bengkel di Banda Aceh,” jawab Edward M Nur.
Menurut Kapolsek, Masykur yang ditemukan sekitar satu jam setelah tenggelam langsung dievakuasi ke Puskesmas Mesjid Raya di Krueng Raya untuk divisum. Kemudian, ia dibawa pulang ke salah satu rumah keluarganya di Blangbintang, Aceh Besar.
Sedangkan petugas dari Polsek Mesjid Raya, Pol Air, Koramil, Tim Sar, dan masyarakat melanjutkan pencarian Aiyub menggunakan speadbot Polisi Air, perahu karet Tim SAR, dan boat nelayan. “Pencarian baru dihentikan sekitar pukul 19.00 WIB dan akan dilanjutkan besok pagi (hari ini-red),” kata Kapolsek.
Sementara itu, Serambi juga mendapat informasi, kemarin, bersamaan dengan terseretnya Zulkarnain ke laut, di dekat PT SAI seorang anak juga dilaporkan terseret ombal. Namun, anak tersebut berhasil diselamatkan oleh Satpam PT SAI.(sal)
Dua Korban belum Ditemukan
DIHUBUNGI terpisah, Kapolsek Lhoknga Iptu Iwan Haji juga mengatakan proses pencarian terhadap Zulkarnain dihentikan sekitar pukul 19.00 WIB, dan dilanjutkan pagi ini. Selain TNI/Polri dan Basarnas, pencarian ini juga melibatkan nelayan dan relawan RAPI. Adapun kronologis peristiwa itu, menurut Kapolsek korban bersama dua rekannya sedang mandi laut sekitar 20 meter dari pinggir pantai.
“Korban sudah digulung ombak sekali, sedangkan saat kejadian sehingga akhirnya menghilang, ia digulung ombak untuk kedua kali. Korban juga kurang pandai berenang,” kata Kapolsek. Kapolsek menyebutkan titik tenggelamnya Zulkarnain, sekitar tiga kilometer dari lokasi tenggelamnya Serda Bambang Irawan, Kamis (9/5), yang hingga kemarin juga belum ditemukan dan masih dicari petugas.
Baik Kapolsek Lhoknga dan Kapolsek Mesjid Raya, keduanya mengingatkan pengunjung pantai agar tidak mandi saat ombak besar, seperti yang terjadi hari ini (kemarin-red).(sal/mir)