Demo Sekda
Diduga Selingkuh, Sekda Didemo
Isu selingkuh menerpa seorang pejabat publik Aceh Timur, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Bahrumsyah. Isu yang sudah menjadi
Demo mahasiswa yang menamakan diri AMAT berlangsung Selasa (14/5) dengan tuntutan utama agar Sekda Aceh Timur, Drs Bahrumsyah dicopot dari jabatannya. Menurut versi mahasiswa, Sekda Bahrumsyah terlibat selingkuh dengan perempuan berinisial MA alias T (28) yang bekerja sebagai tenaga honorer di Setdakab Aceh Timur. “Sekda diduga berselingkuh dengan MA alias T yang masih berstatus istri orang. Perilaku yang tidak bisa ditolerir itu ketahuan pada periode Februari hingga Maret 2013,” teriak Bustami selaku koordinator lapangan pada aksi demo tersebut.
Rombongan mahasiswa berjumlah belasan orang itu datang dengan menggunakan mobil dan turun di Simpang Tiga kemudian menuju Jalan Kuala Idi Rayeuk. Selanjutnya, mereka ke pendapa Idi Rayeuk sambil mengusung poster dan spanduk yang intinya menuntut agar Sekda Aceh Timur dicopot dari jabatannya. Aksi itu mendapat perhatian masyarakat.
Perjalanan mahasiswa menuju pendapa bupati terhenti di pintu pagar karena dihadang oleh Satpol PP. Akhirnya, di depan pintu yang tertutup itulah mahasiswa berorasi menyampaikan uneg-uneg mereka.
Setelah satu jam lebih berorasi, tidak satupun pagawai pemerintahan yang menjumpai pendemo, sehingga situasi berubah panas. Mahasiswa pun berusaha menerobos sambil menggoyang-goyang pintu pagar pendapa yang berada satu kompleks dengan sekretariat daerah tersebut.
“Kami adalah mahasiswa Aceh Timur, bukan musuh pemerintah. Kami ingin menjumpai bupati/wakil bupati untuk menyampaikan dan memberitahukan bahwa sekda terelibat perselingkuhan. Untuk apa sekda mendengungkan-dengungkan syariat Islam kalau ia sendiri berselingkuh. Ini bukan Medan, ini Aceh Timur hai Bahrumsyah. Jika suara kami tak direspons, kami akan membawa massa yang lebih besar,” teriak pendemo.
Di tengah suasana yang semakin memanas itu, Kasat Bimas Polres Aceh Timur, AKP Mukhtar Ibrahim berupaya menenangkan mahasiswa. “Kalian adik-adik mahasiswa merupakan harapan bangsa, tolong kalau menyampaikan aspirasi dengan tertib dan tidak menjurus anarkis.
Mahasiswa adalah kalangan intelektual, jadi tolong sekali lagi, sampaikanlah orasi kalian dengan tertib dan baik,” tandas AKP Mukhtar disambut sikap melunak mahasiswa. Aksi demo itu sendiri berakhir bersamaan dengan terdengarnya pengajian jelang azan zuhur dari Masjid Darussalihin Idi Rayeuk.(na)