Pengamat: Ini Dampak Lemahnya Serapan APBA
PEMERHATI ekonomi Aceh, Dr Iskandarsyah Madjid, mengatakan, kondisi perekonomian Aceh saat ini memang agak karut-marut
“Penyebabnya simpel sih, karena serapan APBA masih lemah. Di samping itu, Pemerintah Aceh juga masih terkonsentrasi dengan masalah institusi dan politik 2014,” kata Iskandar.
Aceh, menurut dosen Fakultas Ekonomi Unsyiah ini, mengalami ketergantungan yang cukup besar pada dana pemerintah (APBA). Ketika serapan dana tersebut tersendat, maka akan mengganggu seluruh kegiatan ekonomi masyarakat.
Di samping itu, sambung Iskandar, sektor produktif di Aceh tidak tumbuh. Sektor yang paling dominan hanyalah perdagangan. Namun, menurut dia, sektor ini kurang berdampak ke ekonomi Aceh, karena perputaran uang yang terjadi pada akhirnya akan mengalir ke luar daerah untuk dibelanjakan.
“Ekonomi Aceh sangat tidak sehat, karena sangat bergantung pada dana pemerintah. Aceh bisa dikatakan mengalami buble ekonomi yang kalau dilihat dari angka-angka mengalami pertumbuhan bagus, tapi pada kenyataannya nggak ada apa-apa,” jelas Iskandar.
Menurut dia, ada dua solusi yang bisa dilakukan Pemerintah Aceh. Pertama, solusi jangka pendek, dengan mempercepat realisasi pencairan dana APBA. Kedua, solusi jangka panjang, dengan membangun usaha-usaha sektor produktif untuk mengurangi ketergantungan akan dana pemerintah. (yos)