Data Jamkesmas
Data Jamkesmas Aceh Tamiang Tak Akurat
Pendataan warga miskin yang berhak memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di Aceh Tamiang dinilai tidak
KUALA SIMPANG - Pendataan warga miskin yang berhak memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di Aceh Tamiang dinilai tidak akurat. Bahkan, warga yang telah meninggal dunia juga memperoleh kartu layanan kesehatan gratis tersebut.
Anggota Komisi C DPRK Aceh Tamiang, Marlina kepada Serambi, Rabu (15/5) mengatakan, program Jamkesmas diberikan sebagai jaminan pelayan kesehatan bagi warga dengan kriteria rumah tangga miskin guna menciptakan derajat kesehatan yang tinggi. Namun, menurutnya pendataan data Jamkesmas di Aceh Tamiang terkesan asal-asalan. Di lapangan masih banyak warga yang seharusnya berhak mendapat layanan Jamkesmas sama sekali tidak mendapatkannya. “Di Kecamatan Seruway masih ada PNS dan orang yang sudah meninggal dunia mendapatkan Jamkesmas,” ujar Marlina.
Ia juga mengatakan, ada warga yang tidak layak memiliki justru mendapatkannya sekaligus juga memiliki kartu Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).
Kondisi tersebut menurut Marlina, menandakan belum akuratnya pendataan kepesertaan Jamkesmas. Padahal pemerintah berpedoman pada data tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dari data Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2011 yang dilakukan pendataan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Untuk itu, DPRK Aceh Tamiang meminta pemerintah melakukan pendataan ulang terhadap warga yang benar-benar berhak menerima kartu layanan gratis kesehatan tersebut. (md)