PSAP Ditahan Imbang PS Bangka 1-1
PSAP Sigli gagal meraih poin penuh setelah dipaksa bermain imbang oleh tamunya PS Bangka 1-1, dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama versi
Berambisi ingin mengulang kesuksesan saat membantai PS Bengkulu 4-0, Minggu (12/5) lalu, tuan rumah PSAP yang dimotori M Zulfikar, Novandi, dan Irfandani cs langsung bermain agresif. Sejak kick-off, anak-anak Pidie berupaya mengendalikan pertandingan. Sayuti dkk kerap kali membongkar pertahanan PS Bangka. Tak hanya itu, kreativitas M Zulfikar dalam menyuplai si kulit bundar, membuat alur serangan PSAP bak air bah yang tak henti menerjang lini bawah sang tamu.
Tak pelak, pilar bawah PS Bangka semisal Novrianto, Adolfhos Nagbe, dan Suheri, dipaksa bekerja keras menahan gelombang serangan anak-anak Sigli. Hanya saja, Sayuti dkk belum mampu merobek jala Imam Arif Fadillah. buruknya penyelesaian akhir mengakibatkan Moussa Troure belum mampu memecah kebuntuan. Situasi ini rupanya cukup menggerahkan suporter tuan rumah. Tak heran, sumpah serapah pun tidak terbendung dari mulut penonton terus dialamatkan kepada Ikhwani cs. Terpicu oleh kritikan tifosinya, kubu Pidie kian bernafsu mendulang gol. Hasrat ini baru terpenuhi pada menit Ke-30 setelah tendangan Irfandani gagal diantisipasi Imam Arif Fadillah, kiper Bangka.
Gol tersebut bermula bola lambung yang jatuh di kaki Sayuti. Dalam situasi diapit dua pemain bawah PS Bangka, pemain asal Lueng Putu itu berhasil menyuplai bola kepada Irfandani. Bola liar tersebut langsung dilesatkan Irfandani ke gawang PS Bangka. Spontan, seisi Stadion Kuta Asan bergemuruh oleh gegap gepita pekikan penonton. Hingga babak pertama, PSAP Sigli unggul 1-0.
Di babak kedua, stamina PSAP Sigli tampak mulai menurun. Momentum ini coba dimanfaatkan tim tamu dengan gencar melakukan serangan balik. Trio PS Bangka, Dyangga Yureztyo, Raffael D Santos, dan Martial Pounge, kian berani menekan tuan rumah. Alhasil, pilar bawah PSAP, M Ali, Syilla Bamba, dan Rahmad pun, terpaksa memeras keringat menahan serangan Raja Sastra dkk. Akhirnya, pada menit ke-70, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan setelah tendangan Mustaqim Ohorella gagal dibendung M Sabani, kiper PSAP.
Melihat permainan anak asuhnya tak lagi berkembang, sang Arsitek PSAP, Rudi Saari melakukan penyegaran dengan menarik keluar Sayuti, Abdul Faisal, dan Rahmad, untuk digantikan oleh Novandi, Heri Saputra, plus Nanda Zulmi. Pergantian tersebut membuat pertandingan sedikit berubah. Kubu tuan rumah kembali bisa mendikte permainan, sehingga gelombang serangan silih berganti diarahkan kepada tim tamu.
Menit ke-80, wasit Fajar Imanuel Ginting memberikan tendangan penalti kepada tuan rumah setelah Reza Fandi dilanggar pemain bawah PS Bangka di kotak terlarang. Kendati sempat diprotes Adolfhos Nagbe dkk, tapi wasit tetap kukuh pada keputusannya. Sayang, Syilla Bamba yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Bola tendangan legiun asing asal Negara Mali itu mampu diblok Imam Arif Fadillah, kiper PS Bangka. Buyarlah kemenangan PSAP yang sudah di depan mata, karena sampai pluit terakhir melengking, skor tetap 1-1.(naz/c43)
Susunan pemain
PSAP: M Sabani, Ikhwani, Rahmad/Nanda Zulmi, M Ali, Syilla Bamba, Riza Fandi, Abdul Faisal/Heri Saputra, M Zulfikar, Mossa Troure, Sayuti/Novandi, Irfandani
PS Bangka: Imam Arif Fadillah, Novrianto, Adolfhos Nagbe, Suheri, M Yusuf, Raja Sastra, Dyangga Yureztyo, Mustaqim Ohorella/M Toha, Raffael D Santos Da Lima, Martial Pounge/Tedi Siamsyah, Nanang Arifin