• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Serambi Indonesia

UMP Aceh Rendah

Jumat, 17 Mei 2013 09:06 WIB
SEPERTI kita ketahui upah maksimum provinsi (UMP) Jakarta, kini sudah mencapai Rp 2,2 juta per bulan, sementara Aceh yang notabene adalah daerah Otonomi Khusus dengan pembagian Hasil Migas 70-30 dengan Jakarta masih Rp 1,5 juta per bulan. Betapa malu dan sedihnya para buruh di Aceh ketika mengetahui hal ini.

Dengan APBD yang melimpah, seharusnya Pemerintah Aceh dapat lebih berbicara banyak dalam mengambil kebijakan terkait UMP itu, karena ini menyangkut kesejahteraan rakyat Aceh. Bertolak belakang dengan para Eksekutif dan Legislatif yang memiliki gaji serta tunjangan gila-gilaan yang semakin hari semakin membuat miris hati rakyat kecil.

Hal ini secara tak langsung akan menimbulkan kebencian masyarakat terhadap kelompok-kelompok yang menamakan diri mereka “pembawa perubahan”. Tapi apa? Justru mereka semakin memperkaya diri, kebijakan yang mereka ambil hanya demi kepentingan mereka sendiri.

Bagaimana mungkin Anda dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan penghasilan sebesar Rp 1,5 juta di zaman sekarang ini? Bagaimana mungkin ekonomi dapat tumbuh, sedangkan daya beli masyarakat semakin menurun?

Dengan APBD yang begitu besar, sungguh ironis melihat masyarakat Aceh standar kehidupannya masih di bawah rata-rata propinsi lain. Kepada Pemerintah Aceh agar dapat meninjau kembali kebijakan untuk para buruh di Aceh, jangan hanya memikirkan diri sendiri dan kelompoknya. Anda bukan apa-apa tanpa masyarakat.

Yusuf Iskandar
Email: iskandary30@gmail.com
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas