• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Serambi Indonesia

Limbah Medis RSIA Beureunuen Dibuang Sembarangan

Senin, 20 Mei 2013 08:29 WIB
Limbah Medis RSIA Beureunuen Dibuang Sembarangan
SERAMBI/M NAZAR
Warga memperhatikan limbah Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) yang dibuang secara sembarangan di lingkungan rumah sakit tersebut, Minggu (19/5). Limbah tersebut sangat membahayakan pasien jika tidak ditangani secara prosudural.
SIGLI - Limbah medis Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Beureunuen, Pidie, dibuang di sembarangan tempat. Limbah tersebut termasuk dalam katagori bahaya atau limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (BBB).  

Amatan Serambi, limbah tersebut ditemukan di luar ruang inap poli KIA/ruang kebidanan, yang dibuang di air tergenang di rumah sakit tersebut. Seperti, jarum suntik, selang infus, perban, kain kasa, botol obat dan sampah lainnya.

“Seharusnya RSIA Beureunuen itu menjaga kebersihan, bukan membuang limbah medis secara sembarangan,”kata Jamadin (24) seorang keluarga pasien kepada Serambi, Minggu (19/5) yang ditemui di rumah sakit tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Pidie, dr Mohd Riza Faisal, kepada Serambi Minggu (19/5) mengatakan, pihaknya sudah pernah memerintahkan petugas medis, baik dokter maupun perawat supaya tidak membuang limbah sembarangan.

Karena limbah tersebut sangat membahayakan pasien, pengunjung, petugas maupun masyarakat sekitar. “Saya akan memerintahkan Direktur RSIA Beureunuen untuk menegur petugas medis yang membuang limbah sembarangan,”kata mantan Kabid Pelayanan RSU Sigli itu.

Dikatakan, berdasarkan keterangan Direktur RSIA Beureunuen, bahwa selama ini limbah medis tersebut dibuang petugas rumah sakit. Limbah itu lebih dahulu dimasukkan dalam plastik sampah di ruang pasien. Secara aturan, kata Faisal, limbah itu harus dibakar. “Kita juga belum memiliki mesin penghancur limbah rumah sakit. Sehingga limbah itu harus dibuang pada tempat yang telah ditentukan,” jelas Faisal. Khusus penanganan genangan air di lingkungan RSIA, kata Faisal, tahun ini akan ditimbun menggunakan anggaran APBK 2013.(naz)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
195524 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas