PIMNAD Aceh Juara Kedua
Tim basket PIMNAD Aceh hanya mampu meraih juara kedua dalam pre season (babak pendahuluan) Liga Bola Basket Utama atau
BANDA ACEH - Tim basket PIMNAD Aceh hanya mampu meraih juara kedua dalam pre season (babak pendahuluan) Liga Bola Basket Utama atau Premier Basketball League (PBL) 2013 yang dulu bernama Kobatama. Posisi kedua ini setelah duta Aceh ditaklukkan Cenderawasih Papua dengan skor 42-64 di GOR Cenderawasih Jayapura, Papua, Sabtu (18/5).
Juara ketiga ditempati Scorpio Jakarta, juara IV Champ Bandung, posisi lima hingga enam Banyuasin Basketball Club (BBC) Sumatera Selatan, dan Gelora Bahari Tegal.
Pembina PIMNAD, dr Lukman Hasibuan kepada Serambi petang kemarin melaporkan, anak-anak Aceh tetap memberi perlawanan maksimal meski harus berhadapan dengan tim berpengalaman dan didukung oleh penonton tuan rumah. Tapi pemain PIMNAD harus merelakan kuarter pertama dikuasai Papua 6-15. Tertinggal jauh ini membuat PIMNAD harus bekerja keras merebut kuarter kedua. Kali ini PIMNAD mampu mengimbangi meski hanya kalah satu angka di kuarter kedua 14-15.
Duta Tanah Rencong ini kembali berjuang di kuarter ketiga. Perebutan poin langsung terjadi sejak awal game ini. Tapi PIMNAD kembali gagal memimpin poin setelah tertinggal 11-15. Perjuangan keras kembali digalang anak-anak Aceh. Hanya saja, tuan rumah yang mendapat dukungan dari penonton kembali unggul di kuarter keempat 19-11 atau total 64-42. Topskor PIMNAD diraih Yudha 12 poin, dan disusul Akbar 9 poin, Farlan 5 poin, Angga 6 poin, Zakaria 4 poin dan Bilal 2 poin. Dari Papua topskor Yopie 18 poin, dan Andrew 15 poin.
Menurut dr Lukman, walaupun tidak juara, tapi materi enam pemain debutan yang miskin pengalaman masih perlu peningkatan skill. Termasuk enam pemain cadangan saja yang berangkat ke Jayapura, maka hasil ini sesuai target. Pihaknya juga bersyukur terhadap penampilan pemain baru dari Aceh, seperti Bilal, Zakaria dan Aznul yang cukup membantu.
“Insya Allah di liga yang akan di mulai September mendatang, akan berusaha mempertahankan juara yang kita rebut tahun 2012. Tapi sampai saat ini belum jelas bantuan dana untuk ikut liga, biaya untuk ke Jayapura pun pinjam sana sini. Sangat berharap bantuan dana dari Dispora Aceh dan instansi terkait,” harap dr Lukman Hasibuan.(adi)