Tiga Pria Bersenjata Bawa Kabur Tas Bides
Eliana (32), bidan desa (bides) yang bertugas di Gampong Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, menjadi korban perampasan tiga
Peristiwa itu terjadi ketika Eliana sedang naik sepeda motor (sepmor) jenis Mio BL 6779 ZP dari Gampong Jeungki menuju Birem Bayeun. Setibanya di dekat jembatan yang menghubungkan Kecamatan Peureulak Kota dengan Peureulak Timur, ia diberhentikan oleh tiga pria yang tak dikenalnya. Lelaki yang mencegatnya itu mengendarai sepmor jenis Beat dengan nomor polisi yang tak sempat dicatat Eliana.
Ketika Eliana menghentikan laju sepmornya, pelaku langsung menyepak dan mengarahkan senjata laras pendek ke arah korban. “Saat merampas sepmor korban, pelaku bahkan sempat bergelut dengan bidan desa itu, namun tak berhasil,” ungkap Ruslan, warga yang menyaksikan kejadian itu.
Menurutnya, saat bergelut dengan tiga pelaku, bidan desa itu sempat berteriak minta tolong. Mungkin karena khawatir warga bakal datang membantu, ketiga pria yang gagal merampas sepmor Eliana akhirnya lari. Menjelang tancap gas, mereka rampas tas tangan korban.
Tas itu berisi obat-obatan maupun alat tensi darah. Kasus perampasan itu sudah dia laporkan ke polsek terdekat.
Sementara itu, Kapolres Aceh Timur AKBP Muhajir yang dihubungi via telepon selularnya kemarin pagi mengatakan, kasus perampasan tas milik bides tersebut belum dia ketahui. “Sampai saat ini saya belum terima laporan tentang perampasan tas itu,” ujarnya singkat.
Kapolres juga belum bisa memastikan apakah senjata yang dibawa pelaku saat beraksi merupakan senjata api betulan atau maninan. Soalnya, ketika beraksi pelaku tidak sekalipun melepas tembakan dan senjata itu langsung mereka bawa lari setelah berhasil merampas tas tangan Bidan Eliana. (na)