Selasa, 9 Juni 2026

Tafakur

Membantu

Siapa saja mempersiapkan perbekalan untuk orang pasukan fi sabilillah, maka sesungguhnya ia telah ikut berperang. Dan siapa saja membantu

Tayang:
Editor: bakri
Oleh Jarjani Usman

“Siapa saja mempersiapkan perbekalan untuk orang pasukan fi sabilillah, maka sesungguhnya ia telah ikut berperang. Dan siapa saja membantu sanak kerabatnya yang ditinggal perang maka sesungguhnya dia juga telah ikut berperang” (HR. Bukhari dan Muslim).

Keberhasilan yang diraih seseorang hamba dalam hidup ini, tak terlepas dari bantuan orang lain. Baik itu bantuan dalam bentuk pikiran, atau dalam bentuk materi. Walaupun kemudian, orang yang membantu tidak sukses seperti yang diraih orang yang dibantunya.  Akibatnya, kadangkala muncul rasa cemburu, sesal, dan kecewa dari orang yang membantu, lebih-lebih bila orang yang dibantu melupakan orang yang telah membantunya.

Memang hal seperti itu kerap terjadi pada manusia.  Di saat sudah di puncak kesuksesan, manusia kerapkali dengan bangga menyebut itu murni hasil perjuangannya.  Sehingga merasa tak berhutang budi dan berterimakasih kepada pihak lain.

Namun, sebenarnya tak perlu menyesali bantuan yang telah diberikan kepada seseorang.  Ingatlah bahwa Allah tetap menolong, meskipun ada di antara hamba-hambanya yang sengaja ingkar atau bahkan menganggapNya tiada.

Tetaplah bersemangat dalam berbuat baik untuk mendukung kesuksesan orang lain.  Apalagi bila keberhasilan yang diraih itu memungkinkannya memberi nafkah keluarganya, menunaikan ibadah (haji), dan melakukan amal salih lain dengan harta atau kepandaiannya, maka orang yang membantu juga akan mendapatkan pahala seperti telah berbuat baik juga.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved