Puisi

Dinda

Banyak waktu yang bisa memelaratkan tapi air dan kasih terus menderu-deru

Karya Teuku Kemal Fasya

Banyak waktu yang bisa memelaratkan
tapi air dan kasih terus menderu-deru
masih tegak meski menyuluh, bisu

Banyak canda yang bisa melumatkan
antara harap tak tertangkap
dingin pagi dan sunyi rumput
berpagut di tengah erangan tasbih dan tahmid
hingga raga lenguh menyatu

banyak hari yang tereja
beriringan alif dan baa
hingga yaa, mim, nun, terus wa
kata menjadi taksa
mantra menjadi doa

Februari 2013


Kanda

Jika bulan tak muncul malam ini
aku bersedia menggantikan sinarnya untukmu
menutup rindu seluruh persada
menyingkap kata
menyulut tanda
hingga lemah tak bergaduh
menyerbu fajar

2013

* Teuku Kemal Fasya, Antropolog.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved