Puisi

Kayu Bakar

Aku akan membakarmu di tungku perapian mengempukkan daging yang akan kupanggang

Karya Farizal Sikumbang

Aku akan membakarmu di tungku perapian
mengempukkan daging yang akan kupanggang
menyalalah kau bersama karibmu
yang kini bertumpuk menjadi bara

 aku memungutmu di tepian kali sehabis mandi
kau terdampar seperti sesosok tubuh hanyut dan ditemukan mati
rangkamu tak utuh: Patah dan tercerai
bekas gergaji dan pemotong mesin seperti sidik jari
susah payah aku menyisir tepian menadahmu

Hutan mana asalmu?
Di rimba mana rumahmu?
Apa identitasmu?
Kayu jati atau mahonikah dirimu?
Aku hanya menemukan teka-teki
Manusia-manusia telah mengamputasi tubuhmu

setiap pagi aku memungutmu sehabis mandi
bila kering jasadmu akan kubakar di tungku
2012

* Farizal Sikumbang adalah alumni  FKIP Unsyiah. Sekarang  guru Bahasa dan Sastra SMA N 2 Seulimeum, Aceh Besar.  Beberapa puisi terangkum secara kolektif, seperti Antologi Sastra Potroe Phang (DKA, Banda Aceh 2003), Luka Aceh Duka Kita (KSSI, Jakarta 2005). Sedangkan cerpen dalam antologi “Dari Zefir Sampai Puncak Pujiyama (CWI, Jakarta, 2004), “Bob Marley-11 cerpen pilihan sriti.com (Gramedia, Jakarta, 2009),  dan “Akar Anak Tebu (Pusakata, Padang, 2012)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved