Puisi

Pintu-Pintu yang Menghadap Langit

Pintu-pintu yang menghadap ke langit selalu terbuka mencari arah datangnya suara

Karya Deny Pasla

Pintu-pintu yang menghadap ke langit selalu terbuka
mencari arah datangnya suara
Orang-orang menyeru seraya memungut butiran tasbih yang telah
berubah menjadi hujan di mana-mana
Para pejalan kaki dengan tenang tak merasa didahului
Semua teratur bagai barisan semut
Bersalaman dan mendoakan siapa saja yang berpapasan

Pintu-pintu yang menghadap ke langit telah terbuka sejak lama
Kasih-sayang tumpah bagai air bah menghampiri siapa saja
yang menunggu di bendungan maha penyayang
Tak ada keluh kesah apalagi rahasia
Hanya suara lembut menyeru-nyeru dari balik araisy
Pohon-pohon tumbuh dengan sendirinya
Menunggu giliran  tumbang
Menjadi jembatan bagi orang-orang yang menuju  langit
Tetapi, masih ada seorang laki-laki pejalan kaki di Subuh putih
bingung mencari  masjid dalam mimpinya semalam.
Halimun di kota ini sepertinya tak pernah hilang
membawa para penyamun baru
                
Para penyamun  berdasi membawa janji dan aspirasi
dari lorong-lorong gelap
Katanya, mereka sudah paham situasi di sini
jika harus menjadi pencuri
            

Kualasimpang, 2011-2013


* Deny Pasla, penikmat sastra

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved