A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Dua Hari Dibuka, 25 Warga Daftar Calon Panwaslu - Serambi Indonesia
Sabtu, 22 November 2014
Serambi Indonesia

Dua Hari Dibuka, 25 Warga Daftar Calon Panwaslu

Jumat, 7 Juni 2013 14:05 WIB

BANDA ACEH - Tim Seleksi Panitia Pengawasan Pemilu (Timsel Panwaslu) mulai menerima berkas pendaftaran calon anggota Panwaslu untuk kabupaten/kota. Hingga hari kedua dibukanya pendaftaran, jumlah warga yang mengambil formulir mencapai 131 orang, dan 25 orang di antaranya telah mengembalikan formulir atau sudah mendaftar.

Divisi Pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Aceh, Muklir, mengatakan batas akhir pengambilan dan pengembalian formulir tersebut sampai 11 Juni 2013. “Penerimaan berkas pendaftaran yang kita pusatkan di tiga wilayah yaitu Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Tapaktuan mendapat antusias masyarakat yang tinggi. Baru dua hari dibuka, formulir pendaftaran sudah habis,” katanya kepada Serambi, Kamis (6/6).

Ia mengatakan, pengambilan dan pengembalian formulir dijadwalkan selama satu minggu yaitu dari tanggal 5 sampai 11 Juni 2013. “Diperkirakan pada akhir waktu nanti sekira tanggal 10-11 Juni 2013 baru ramai yang mengembalikan formulir. Kalau sekarang masih banyak yang mengambil formulirnya,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan panwaslu kabupaten/kota ini termasuk terlambat karena beberapa tahapan pelaksanaan pemilu legislatif sudah selesai berjalan. Namun, lanjutnya, panwaslu kabupaten/kota harus tetap dibentuk agar pengawasan pelaksanaan pemilu di kabupaten/kota bisa berlangsung optimal.

“Selama ini bila ada masalah terkait tahapan pelaksanaan pemilu di kabupaten/kota ditangani oleh Bawaslu Aceh. Tapi nanti setelah tim panwaslu sudah terbentuk, setiap ada masalah dalam pelaksanaan pemilu bisa melapor ke panwaslu kabupaten/kota masing-masing,” terangnya.

Dengan terbentuknya panwaslu kabupaten/kota, kata Muklir, diharapkan bisa mengoptimalkan pengawasan tahapan pemilu yang berlangsung di kabupaten/kota.(sr)  
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas