Seribuan Honorer Abdya Menganggur
Hasil seleksi ulang terhadap 1.311 pegawai honorer (tenaga kontrak dan bakti) bidang kesehatan dan administrasi di jajaran Pemkab Aceh
BLANGPIDIE – Hasil seleksi ulang terhadap 1.311 pegawai honorer (tenaga kontrak dan bakti) bidang kesehatan dan administrasi di jajaran Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya) yang dilaksanakan 31 Maret lalu, hingga Selasa (11/6) belum diumumkan. Peserta seleksi mempertanyakan lambannya pengumuman hasil tes potensi akademik (TPA) tersebut, sementara ribuan tenaga honorer itu sudah menganggur dua bulan lebih.
Beberapa tenaga honorer yang sudah diistirahatkan itu kepada Serambi sejak beberapa hari terakhir mengaku sangat kecewa karena hasil tes ulang tersebut belum diumumkan. Padahal pelaksanaan TPA itu sudah dilaksanakan lebih dari dua bulan lalu, yaitu 31 Maret 2013. “Kami merasa dipermainkan, dan Pemkab seperti tidak punya rasa. Kami sudah diistirahatkan selama dua bulan lebih, tanpa kepastian,” ungkap salah seorang tenaga honorer di Blangpidie.
Sementara tenaga honorer lainnya menilai Pemkab Abdya tidak siap atas tes ulang yang sudah dilaksanakan. “Jangan-jangan, hingga saat ini belum dilakukan pemeriksaan. Kalau sudah diperiksa, kenapa hasilnya digantung,” katanya.
Beberapa tanaga honorer yang tidak lagi memiliki pekerjaan itu meminta ketegasan Pemkab Abdya untuk segera mengumumkan hasil tes ulang tersebut sehingga ribuan honorer tidak terkatung-katung. Sebagian lainnya menilai Pemkab Abdya sudah bingung akibat perencanaan kurang matang terhadap kebijakan tes ulang terhadap ribuan tenaga honorer. Betapa tidak, dengan dirumahkan ribuan tenaga honorer, berdampak buruk terhadap pelayanan di sejumlah instansi pemerintahan setempat.
“Kalau memang salah perencanaan, lebih baik pelaksanaan tes ulang itu dibatalkan saja, kemudian ribuan honorer yang sudah terlanjur diistirahatkan itu, segera dipangil untuk bekerja kembali,” kata tenaga honorer lainnya.
Seperti diberitakan, Pemkab Abdya melaksanakan seleksi (tes) ulang terhadap 1.324 pegawai honorer, kontrak dan bakti tenaga administrasi dan kesehatan yang dilaksanakan di Kompleks Pendidikan Padang Meurantee, Minggu (31/3) lalu. Tercatat sebanyak 13 peserta dari jumlah yang sudah mendaftar, ternyata tidak mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) tersebut tanpa diketahui penyebabnya.(nun)