Selasa, 9 Juni 2026

Bawaslu Aceh

Misteri Tiga dan Dua

DI balik serangkaian negosiasi politik yang dilakukan Pemerintah Aceh dengan Bawaslu Pusat yang difasilitasi Depdagri terungkap adanya satu

Tayang:
Editor: bakri
DI balik serangkaian negosiasi politik yang dilakukan Pemerintah Aceh dengan Bawaslu Pusat yang difasilitasi Depdagri terungkap adanya satu usulan dan kesepakatan kompromis yang dibuat para pihak. Khusus untuk Aceh, jumlah Bawaslu disepakati sebanyak lima orang. Rinciannya; tiga orang anggota Bawaslu Aceh ini dibiayai dengan anggaran APBN dan dua lainnya dengan APBA.

Fakta ini terungkap dalam wawancara Serambi bersama Anggota Komisi A DPR Aceh Abdullah Saleh SH yang juga turut didampingi Ketua Bawaslu Aceh Asqalani seusai talkshow interaktif di Radio Serambi FM 90.2 MHz yang didukung Kata Hati Institute, Senin (17/6).

Menurut Abdullah Saleh kesepakatan “Tiga Dua” itu lahir dalam serangkai pertemuan di Depdagri dan Bogor. Pertemuan di Bogor adalah pertemuan antara Tim Aceh dan Depdagri membahas soal Bendera dan Lambang Aceh, dan beberapa konflik regulasi antara KPU dan Bawaslu dengan Pemerintah Aceh.

Menurut kabar, dalam rangkaian pertemuan inilah para pihak membuat satu kesepakatan kompromis terhadap pembentukan Bawaslu di Aceh. Kesepakatan ini mengusulkan jumlah Bawaslu untuk Aceh sebanyak lima orang. Jumlah ini berbeda dengan Bawaslu di provinsi lain yang hanya tiga orang.

Rinciannya; tiga orang anggota Bawaslu Aceh ini dibiayai dengan anggaran APBN dan dua lainnya dengan APBA. “Saat implementasi, sepertinya pada lembaga Bawaslu Pusat berkembang pemikiran lain,” kata Abdullah Saleh.

Kesepakatan kompromis itu akhirnya tidak berujung, dan sampai kini masih menjadi sebuah misteri yang tercatat dalam notulensi para pihak.(sar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved