Pilkada Pidie Jaya
Dua Calon Independen Siap Lengkapi Surat Mundur dari Parpol
Dua kandidat bupati Pidie Jaya dari jalur perseorangan (independen), Saiful Bahri dan Ir H Yusri Yusuf menyatakan siap menyerahkan
Penegasan itu disampaikan secara terpisah oleh cabup yang merupakan kader Partai Aceh, Saiful Bahri, serta Cabup yang menjabat Ketua DPD Partai NasDem Pijay, Yusri Yusuf, kepada Serambi, Selasa (18/6).
Saiful Bahri yang ditemui di kediamannya, Gampong Paya Seutui, Ulim mengatakan, ia telah mempersiapkan segala kelengkapan berkas sejak mengambil formulir pendaftaran sebagai calon kandidat, termasuk dengan surat pengunduran diri dari kepengurusan PA Pidie Jaya.
“Patut diketahui, sejak 27 Desember 2012 lalu, secara resmi saya telah dipecat oleh partai dari jabatan sebagai wakil ketua PA Wilayah Pidie Jaya. Posisi saya digantikan oleh Armia Harun,” ujarnya.
Anehnya, lanjut Saiful, pihak partai hingga kemarin kini belum mengeluarkan surat pemecatannya. Kendati demikian, Saiful Bahri mengaku telah menyampaikan secara resmi surat pengunduran diri dari kepengurusan PA dan untuk selanjutnya disampaikan kepada Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat di Banda Aceh dan KPA Wilayah Pidie Jaya.
Intinya, kata Saiful, ia telah menyiapkan surat pengunduran diri sebagaimana aturan dalam Pasal 24 huruf h, Qanun Aceh No 5 tahun 2012. “Cuma kami meminta agar KIP tidak mengintervensi kandidat dengan ancaman gugur. Tunggu saja, jika pada Senin (24/6) hingga Minggu (30/6) kami tak mampu melampirkan surat pengunduran diri, maka KIP berhak memvonis kandidat tertentu gugur,” jelasnya.
Terpisah, kandidat bupati dari jalur independen, Ir H Yusri Yusuf yang dihubungi Serambi, mengatakan, pihaknya sedang mengurus kelengkapan surat pengunduran diri dari Partai Nasdem Pidie Jaya. Ia mengatakan, sejauh ini penentuan ketua baru dalam proses.
“Intinya sejak mengambil fomulir pendaftaran sebagai kandidat bupati, maka saya secara pribadi siap untuk melengkapi segala persyaratan yang telah ditetapkan oleh KIP, termasuk surat pengunduran diri,” katanya.
Ia mengatakan, sebagai kandidat yang diusung dari jalur Independen, tetap menyatakan komitmen untuk mendaftarkan diri dengan melengkapi semua persyaratan. “Jadi, kami meminta agar persoalan ini jangan diprovokasi dengan isu-isu tidak benar. Saya tetap berkomitmen untuk maju sebagai kandidat bupati Pidie Jaya dengan menjalankan demokrasi,”jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, KIP Pidie Jaya memberikan batas akhir atau Deadlline bagi pasangan calon bupati/wakil bupati dari jalur independen untuk melengkapi surat pengunduran diri, terhitung mulai 24 sampai 30 Juni.(c43)