• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 31 Agustus 2014
Serambi Indonesia

Deposito Bank Aceh Syariah, Menguntungkan dan Menentramkan

Jumat, 21 Juni 2013 10:25 WIB

PT Bank Aceh melalui unit usaha syariah, Bank Aceh Syariah, ternyata juga memiliki berbagai produk layanan yang tak kalah menarik. Salah satunya ada pada produk dana, yaitu Deposito Mudharabah.

Pengelolaan dana nasabah yang disimpan pada Deposito Mudharabah ini dikelola berdasarkan prinsip syariah dengan akad mudharabah muthalaqah, yaitu akad antara pihak pemilik dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib).

“Karena itu nasabah berhak memperoleh keuntungan bagi hasil sesuai nisbah yang tercantum dalam akad,” kata Direktur Syariah Bank Aceh, Haizir Sulaiman, Kamis (20/6).

Sistem bagi hasil inilah yang membedakan deposito Bank Aceh Syariah dengan deposito bank konvensional yang memakai sistem bunga. Karena itu pula, pendapatan dari Deposito Mudharabah bersifat tidak tetap, melainkan berfluktuasi sesuai dengan tingkat pendapatan Bank Aceh Syariah.

Selain itu tambah Haizir, kedudukan Deposito Mudharabah di Bank Aceh Syariah tidak dianggap sebagai utang bank dan piutang nasabah, melainkan investasi nasabah di bank.

“Deposito itu merupakan investasi nasabah kepada bank, sehingga dalam akuntansinya tidak dicatat sebagai utang bank, tetapi dicatat dan disebut sebagai investasi, yang biasanya disebut investasi tidak terikat,” terangnya.

Oleh sebab itu, lanjut dia lagi, terbuka peluang bagi nasabah untuk mendapatkan hasil investasi yang lebih besar ketimbang bunga deposito pada bank konvensional. Investasi yang didapat nasabah sesuai dengan tingkat keuntungan yang diraih Bank Aceh Syariah. “Jika ingin mendapatkan return yang lebih besar, deposito bank syariah dapat menjadi alternatif,” ujar Haizir.

Data menunjukkan, aset Bank Aceh Syariah terus mengalami peningkatan sejak pertama didirikan tahun 2004 lalu. Akhir tahun 2012 aset tercatat telah mencapai 1,5 triliun lebih. Sedangkan laba pada tahun pada 2012 sudah mencapai Rp 48,322 miliar, meningkat signifikan dibandingkan laba tahun 2009 yang hanya sebesar Rp 28,127 miliar.

Di samping itu, Haizir menerangkan, mendepositokan uang di Bank Aceh Syariah juga akan menciptakan rasa aman, nyaman, terjamin, dan tentram, karena keberadaan uang nasabah tidak saja dijamin oleh pemerintah, tetapi juga dijalannya sesuai syariah.(***)

Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
210573 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas