Selasa, 27 Januari 2015
Serambi Indonesia

Kota Takengon tak Lagi Gelap

Kamis, 4 Juli 2013 11:16 WIB

TAKENGON - Sebagian Kota Takengon, Aceh Tengah, tadi malam kembali terang benderang oleh listrik, setelah sempat padam sekitar 25 jam akibat gempa 6,2 skala Richter (SR) yang terjadi Selasa (2/7) pukul 14.37 WIB. Pemulihan jaringan ini berlangsung lebih cepat dari yang diperkirakan semula.

Amatan Serambi, listrik mulai menyala seusai shalat Ashar kemarin. Tapi belum mencakup seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tengah. Hanya di Kecamatan Kebayakan, Bintang, Lut Tawar, dan Bebesan yang aliran listriknya mulai normal.

“Saya juga surprise atas progress yang dicapai kawan-kawan di sini,” kata General Manager PT PLN Wilayah Aceh, Ir Sulaiman Daud yang tiba di Takengon dari Banda Aceh pukul 20.40 WIB tadi malam. Paginya, saat dihubungi Serambi di Banda Aceh, Sulaiman Daud masih bertutur tentang terhambatnya akses sekitar 100 petugas PLN dari Lhokseumawe, Bireuen, dan PLTA Peusangan ke Takengon, karena terjebak longsoran di Km 95, Desa Kebayakan.

Tapi ternyata, bantuan alat berat dan kerja keras warga mempercepat kawasan itu bisa ditembus, sehingga para petugas PLN langsung bisa beraksi melakukan recovery di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tengah. Ujung-ujungnya, sehabis asar listrik di tengah Kota Takengon sudah menyala.

Hal itu dimungkinkan, terutama karena pembangkit listrik (genset) milik PLN di Desa Ayangan Takengon tidak ikut rusak akibat gempa. Hanya saja, pada hari gempa hingga malam harinya genset tersebut tidak dihidupkan, karena gempa susulan terus terjadi hingga Rabu dini hari.

Ir Sulaiman Daud juga menyebutkan, hingga kemarin ada beberapa titik yang belum bisa dimasuki oleh petugas PLN untuk melakukan perbaikan jaringan pascagempa. Umpamanya di Kute Panah dan Ketol. Di sini listrik belum menyala hingga tadi malam, karena banyak tiang yang tumbang diguncang gempa.

Sulaiman menambahkan, karena pemulihan jaringan itu dilakukan secara “keroyokan” oleh pegawai PLN Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Tengah, dan PLTA Peusangan, sehingga sudah luas cakupan wilayah yang menyala listriknya.

Halaman12
Editor: hasyim
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas